David-Bakhsir Butuh 13 Ribu, Kirim 40 Ribu

David-Bakhsir Butuh 13 Ribu, Kirim 40 Ribu

BERBAGI
David - Bakhsir

Jahin Kecewa, Tidak Arahkan Dukungan

RBO, BENGKULU – Dua kandidat bakal Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu jalur independen dari awal memang berat. Kini KPU telah menyampaikan bahwa pasangan Jahin-Khairunnisa TMS (Tidak Memenuhi Syarat). Sedangkan untuk David-Bakhsir mereka MS dan akan dilakukan Verifikasi Faktual (Vertual) terhadap sebanyak 40 ribu dukungan yang mereka serahkan.

“Dari hasil perbaikan kemarin, seperti kita ketahui Jahin-Khairunnisa TMS, dan David-Bakhsir mereka telah menyerahkan sebanyak 40 ribu dukungan. Ini nanti akan kita Vertual kan di lapangan. Karena kemarin itu saat Vertual tahap pertama David-Bakhsir ada 9.500 yang MS, artinya untuk menjadi calon dalam Pilwakot ini, saat Vertual David-Bakhsir hanya butuh sekitar 13 ribu dukungan yang dinyatakan MS agar bisa ditetapkan menjadi calon. Karena syarat minimal untuk bisa jadi calon itu, mengantongi dukungan sebanyak 22.492 suara dari warga masyarakat Kota Bengkulu,” ungkap anggota divisi tekhnis penyelenggara KPU Kota Bengkulu M. Alim MS, S.Sos, Senin (22/1).

Dan untuk tahap Vertual ini, akan dilaksanakan mulai tanggal 30 Januari sampai 5 Februari, kemudian metode Vertual bisa dilaksanakan secara kolektif.

“Nanti pelaksanaan Vertualnya bisa secara kolektif. Sebab itu kami minta pada kandidat untuk menyiapkan LO di setiap kelurahan,” tambahnya.

Sementara itu, dari kandidat Balon Walikota Mayor Inf. David Suardi, saat ditemui dia menyatakan sangat yakin dan optimis akan lolos menjadi peserta Calon Walikota dan Wakil Waliota bersama Bakhsir dalam Pilwakot kali ini.

“Jadi untuk menghadapi Vertual tahap kedua ini, kami memang akan melaksanakan rapat akbar, dan rencananya minimal untuk mengawal Vertual nanti itu ada tiga orang LO disetiap kelurahan, dan per 200 orang, kita siapkan satu orang LO nya, misalnya di Pagar Dewa itu kurang lebih ada 2.400 maka kita siapkan 12 orang untuk mengawal Vertualnya, mulai tanggal 25-29 tim kami sudah bekerja untuk foollowup itu, dan kita harapkan tanggal 30-5 verifikasi mereka turun semua. Jadi benar apa yang disampaikan oleh komisioner KPU, dari 40 ribu dukungan yang telah kami serahkan, kami tidak mengarahkan 100 persen, minimal ada 13 ribu saja yang dinyatakan MS, maka kita sudah melewati angka 22.492. Kita sudah punya modal sebelumnya 9.511, kita dapat 13 ribu sudah bisa menjadi syarat minimal maju menjadi calon,” tegasnya.

Kemana Jahin-Nisa

Sedangkan dari kandidat Balon Walikota Jahin L Bustami saat ditemui di rumahnya, dia menyatakan legowo kendati belum lolos menjadi peserta dalam Pilwakot kali ini. Dia meminta maaf pada massa pendukungnya selama ini serta tidak akan mengarahkan kemana dukungan selanjutnya untuk Pilwakot. “Saya legowo, kemarin sebelum menyerahkan perbaikan, kami koordinasi dengan komisioner KPU katanya kami cukup menyerahkan dukungan sebanyak 19 ribu. Karena katanya ada tabungan 4.000 dari verifikasi tahap pertama, tapi ini kami masukkan 36 ribu, tapi menurut KPU hanya 29 ribu. Padahal yang kami input itu ada 36.945 kalau dihitung sudah lebih dari 35 ribu. Untuk itu tentu kami kecewa meskipun seluruh persyaratan lainnya sudah kami upayakan dilengkapi. Hari ini banyak ramai pendukung yang menghubungi saya dan kecewa karena belum jadi maju. Untuk itu saya sampaikan kenapa kita belum jadi maju, dan saya tidak akan mengarahkan dukungan silakan mendukung yang terbaik. Apalagi untuk komunitas masyarakat Serawai silakan bersatu mencari pemimpin yang terbaik. Dan untuk sementara, saya akan istirahat saja di rumah dan belum akan berpolitik,” tukas mantan Kasatpol PP Kota Bengkulu tersebut. (idn)