Orang Bengkulu Banyak Kuliah di UPBJJ UT

Orang Bengkulu Banyak Kuliah di UPBJJ UT

BERBAGI
ADIT/RBO: Kampus Mega UT Bengkulu
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Orang Bengkulu ternyata banyak yang kuliah di UPBJJ (Unit Program Belajar Jarak Jauh) Universitas Terbuka (UT) Bengkulu . Hampir 10 ribu mahasiswa setiap tahunnya kuliah di UT Bengkulu.

Kepala UPBJJ UT Bengkulu, Dr. Yumiati melalui Koordinator Registrasi Ujian Lina Asnamawati, M.Si menjelaskan, sudah sangat banyak sekali alumni UT Bengkulu. Dan setiap tahun orang berlomba kuliah di UT. Apa alasanhya? Pasti karena mutu pendidikan di UT yang lebih baik. Sebagaimana diketahui, UT telah terakreditasi oleh BANPT. Artinya, akreditasinya tidak diragukan lagi. Karena banyak Program Studi yang terakreditasi A dan B. Jadi, setelah lulus ijazahnya tak diragukan lagi, dan kami juga UT telah berstandart internasional (ISO). Jadi lulusan UT juga diakui dan bisa kerja diluar negeri.

Selanjutnya, orang yang kuliah di UT tidak terbatas waktu dan kendala usia. Tahun ijazah kapan pun, SMA atau ijazah paket bisa masuk UT. Kemudian UT memiliki tempat belajar dari Kaur sampai dengan Mukomuko. Itu artinya disetiap kabupaten UT memiliki kelompok belajar.

“Mau dimana saja tinggal, hingga pelosok desa pun bisa kuliah di UT. Kualitasnya sama dengan UT di Kota Bengkulu. Dosen atau tutornya semua UT yang atur dan pasti berkualitas. Dan lagi pertimbangan lain masyarakat Bengkulu yang banyak kuliah di UT ini adalah kuliahnya tidak memakan waktu dan tempat. Jika tidak bisa tatap muka, dengan tutor kita kuliah melalui digital online. Perpustakaan kita juga sudah digital dan hampir keselurahan kita digital. Kuliah berbasis online seperti ini pasti tidak menghalangi mahasiswa dari daerah. Karena fleksibel seperti inilah kita jadi pilihan utama,” ujarnya.

Faktor lain orang pilih UT adalah karena biaya kuliah yang terjangkau. Per SKS hanya Rp 35 ribu – Rp 55 ribu. Artinya, jika mahasiswa mengambil 20 SKS persemestar hanya bayar sekira Rp 700 ribu.

“Satu lagi, bila mahasiswanya tidak banyak mengulang, dalam waktu 3 tahun mahasiswa S1 kita sudah banyak yang selesai,” terangnya.

Disisi lain, salah satu alumni UT Pokjar Curup, Agustori,S.Pd yang mengajar di MIN Palak Curup Binduriang RL mengatakan, “Di UT ini kita betul-betul belajar. Absensi kurang saja kita ngulang lagi. Belajar di UT menyenangkan. Karena tidak menyita waktu. Saya yang dulunya belajar di Pokjar Curup sama sekali tidak terganggu.” (ae2)