Begitu Dapat Putusan MA Langsung Dieksekusi

Begitu Dapat Putusan MA Langsung Dieksekusi

BERBAGI
Kajari Bengkulu Baginda Polin Lumban Gaol SH,MH dan Kajari Kabupaten Kota saat jumpa Pers di hotel Nala siaside kemarin
BERBAGI:

 

 

RBO, BENGKULU – Kajari Bengkulu, I Made Sudarmawan SH, MH melalui Kasi Pidum Kejari Bengkulu Razano Yudistira SH, mengatakan, untuk melakukan eksekusi terhadap Maghdaliansi yang divonis Mahkamah Agung (MA) dengan pidana 10 bulan penjara itu masih menunggu salinan putusan resmi. Sebab sekarang pihaknya baru menerima akta pemberitahuan.
Berita terkait lainnya dari Golkar baca di halaman 7.
“Ya, yang kita terima sekarang ini adalah akta pemberitahuan. Artinya lampu kuning agar Jaksa siap-siap. Demikian juga dengan Maghdaliansi sendiri,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya Kamis, (25/1).
Diakuinya, sejauh ini pihaknya memang sudah menerima akta pembertahuan putusan kasasi MA Nomor 1310K/Pid/2017. Dengan memperbaiki amar putusan PN Bengkulu yang memvonis Maghdaliansi dengan pidana penjara 5 bulan. Sementara MA memperbaiki putusan tersebut dan menyatakan Maghdaliansi terbukti secara sah bersalah sebagaimana dalam Pasal 281 dan menjatuhkan pidana penjara 10 bulan. Yang sekarang sudah disampaikan oleh Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu ke pihaknya. Namun untuk melakukan eksekusi terhadap putusan itu, pihaknya selaku Jaksa mesti harus masih menunggu putusan resmi dari MA terkait dengan putusan kasasi tersebut.
“Perkara atas nama Maghdaliansi, sampai hari ini (kemarin red) kita belum menerima putusan kasasi itu. Tetapi kita pernah menerima akta pemberitahuan kasasi dari PN Bengkulu pada 23 Januari 2018 lalu, dan sampai hari ini kita belum menerima putusan MA dan masih menunggu untuk pelaksanaan, dan persiapan apakah putusan MA itu tetap menyatakan Maghdaliansi bersalah atau berbeda dengan akta pemberitahuan ini,” kata dia.
Ditegaskannya, jika Kejari Bengkulu sudah menerima putusan kasasi itu secara resmi. Maka untuk melakukan eksekusi terhadap yang bersanmgkutan tidak ada lagi yang menghalangi.
“Kalau kita sudah menerima putusan itu secara resmi, kita langsung melakukan eksekusi,” demikian tutup dia.(ide)