Pergoki 3 Perampok di Rumah, Korban Ditusuk 13 Kali

Pergoki 3 Perampok di Rumah, Korban Ditusuk 13 Kali

BERBAGI:

RBO, CURUP – Usai dapat laporan dugaan perampokan, tim gabungan Polres Rejang Lebong dan Polsek Bermani Ulu, bertindak cepat melakukan pengejaran. Hasilnya 1 dari tiga pelaku berhasil ditangkap dalam kondisi luka parah usai berkelahi dengan korban. Sedangkan korban mengalami luka tusuk 13 lubang.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Napitupulu Yogi Yusuf, SH, SIK melalui Kapolsek Bermani Ulu Ipda Apion Sori, SH. Mengatakan sebelum diamankan terduga pelaku sendiri sempat berkelahi dengan korban sehingga pelaku juga mendapat beberapa luka sehingga harus dilarikan ke RSUD Curup.
“FK yang kita bawa ke Polsek diindikasikan sebagai salah satu pelaku,” ujarnya Ipda Apion Sori, SH, Kamis Siang.
Disampaikannya hasil pemeriksaan terhadap FK, penyidik berhasil mengatongi nama dua terduga pelaku lainnya. Kedua berinisial RI warga Talang Gambir dan ST warga Air Pikat.
“Kita minta keduanya untuk menyerahkan diri,” katanya.
Dari data terhimpun awalnya FK diamankan di rumah korban Mirwoni Faidi (29) di Desa Pal IX Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) Kabupaten Kepahiang. Pelaku dibawa ke Polsek Bermani Ulu, namun karena mengalami luka parah pelaku dilarikan ke RSUD CURUP pada pukul 03.30 WIB.
Dari data polisi pelaku terkena sabetan senjata tajam pada leher, luka robek di bibir kanan, luka pada punggung tangan sebelah kiri, luka robek pada jari tengah dan luka pada bagian lengan kanan. Setelah mendapatkan perawatan, terduga pelaku dibawa menggunakan mobil menuju Mapolsek BU. Terlihat saat masuk kedalam mobil, terduga pelaku dalam kondisi diborgol.
Diketahui Nasib nahas dialami oleh Mirwoni Faidi (29), warga Desa Pal IX Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (25/01) pukul 01.00 WIB.
Pedagang manisan ini terkena tusuk sejata tajam di bagian tubuhnya sebanyak 13 kali tusuk saat dirinya memergoki 3 orang kawanan pejahat yang masuk rumah untuk melakukan aksi perempokan.
Akibatnya korban nyaris kehilanganya nyawa dan harus dilarikan ke RSUD Curup untuk mendapatkan pertolongan medis (operasi).
Menurut pengakuan korban awalnya sekira pukul 01.30 WIB, korban masih belum tertidur lelap terbangun karena mendengar suara gemericing seng daun pintu rukonya. Lalu, korban berusaha bangun dari tidur.
“Suara seng itu aku sangko anjing. Jadi aku bangun untuk ngusirnya. Ternyata saat aku baru dekat pintu ruko tiba – tiba dari belakang aku sudah ada orang dan langsung mencekik dan nujah aku berkali-kali. Waktu itu akupun balik membalas, sehingga sempat terjadi perkelahian antara aku dengan pelaku,’’ tutur korban kemarin.
Lalu, korban berusaha memukul seng kuat-kuat hingga terdengar suara gaduh untuk membangunkan tetangga. Usaha korban berhasil. Dalam sekejab warga sekitar langsung berhamburan menghampiri Ruko korban. Melihat warga berdatangan, pelaku bersama 2 temannya langsung melarikan diri dengan sepeda motor.
‘’Waktu warga datang aku langsung lemas dan roboh. Perampok itu 3 orang, 1 jaga depan pintu luar dan 1 lagi nunggu di motor dan 1 nya yang berkelahi dengan aku,” jelas korban.

Akibat tikaman pelaku, korban mengalami 13 luka tikam di sekujur badan. Rinciannya 3 liang cukup dalam di bagian perut kirinya, 1 luka terus mengeluarkan darah dan 9 luka robek di beberapa bagian badan lainnya. Aksi perampokan itu langsung dilaporkan ke Polsek Bermani Ulu. (izu)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

15 − one =