Pengurus DPD KPPI Bengkulu Sudah Resmi Berdiri

Pengurus DPD KPPI Bengkulu Sudah Resmi Berdiri

BERBAGI
Iwan/RBO Pengurus DPD KPPI Bengkulu foto bersama usai pelantikan bersama Ketua pusat di Balai Raya Semarak Bengkulu kemarin

Kehadiran Perempuan Jangan Hanya Sekadar Pelengkap

RBO >>  BENGKULU >>  Kepengurusan DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bengkulu  masa bakti 2017-2021 di bawah pimpinan Hj. Leni Haryati John Latief SE, M.Si secara resmi, Jumat (26/1) dilantik oleh Ketua Umum KPPI Pusat, Dra Hj. Dwi Septiawati di Gedung Balai Raya Semarak Bengkulu. Hadir dalam prosesi pelantikan sekaligus Workshop Penguatan Kapasitas Perempuan tersebut, diantaranya perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi, Asisten III Sekda Provinsi, Drs Gotri Suyanto, Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Hj. Elva Hartati Murman S.Ip, MM, Wakil Bupati Kepahiang Netti Herawati S.Sos dan beberapa pimpinan Parpol di Bengkulu.

      Ketua Panitia Pelaksana Sefty Yuslinah S.Sos menyampaikan, dengan keberadaan KPPI Bengkulu, pihaknya akan memberikan penguatan terhadap perempuan agar sadar politik. Termasuk mendukung setiap perempuan yang berkiprah pada Pilwakot 2018 dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

       “Kita bukan saja akan menyuarakan agar kesadaran perempuan dalam berkiprah dalam dunia politik. Tidak saja menjadi anggota legislatif, tetapi juga eksekutif atau Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Bengkulu ini,” kata Sefty Yuslinah saat menyampaikan laporan panitia, Jumat (26/1).

      Senada dengan itu, Ketua DPD KPPI Provinsi Bengkulu, Hj. Leni Haryati John Latief menyatakan, keberadaan organisasi perempuan gabungan dari hampir seluruh Parpol ini, tidak akan berhasil menjalankan tugas untuk membangkitkan semangat kaum perempuan dalam menegakan amanat Undang Undang 30 persen dalam politik tanpa adanya bantuan, dan support semua pihak. Terutama Pemerintah Daerah.

       “Hendaknya keterwakilan perempuan itu tidak hanya sebagai pelengkap saja. Tapi ujung tombak meningkatkan kesadaran politik bagi kaum perempuan di Bengkulu ini. Sehingga nantinya benar-benar duduk di lembaga legislatif pada Pemilu 2019 mendatang,” terangnya.

       Sementara itu, Ketua Umum KPPI Pusat, Dwi Septiawati mengharapkan, dengan dilantiknya kepengurusan KPPI Bengkulu agar dapat dimaknai sebagai lanjutan perjuangan Indonesia. Apalagi diketahui sejak dari dahulu, sudah banyak perempuan yang memberikan kontribusi terhadap bangsa dan Negara ini. Oleh karena itu jejak rekam dari para perempuan pendahulu tersebut untuk dijadikan inspirasi untuk bangkit dan maju.

       “KPPI ini tongkat estafet perjuangan perempuan-perempuan dari lintas parpol (keberagaman atau kebhinekaan), untuk memberikan kontribusi terhadap negeri ini dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa tetap selalu utuh kedepannya. Termasuk menghilangkan factor gender dalam politik,” katanya.

       Disamping itu Asisten III Sekda Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto atas nama Pemprov menyambut baik atas keberadaan organisasi perempuan KPPI ini. Harapannya, ditengah proses pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi sekarang ini mengejar ketertinggalan dan mengeluarkan dan kemiskinan, para perempuan untuk ikut memberikan kontribusi positifnya. Tidak saja di bidang poltik, tetapi segala aspek kehidupan, bisa dicapai dengan baik nantinya.

       “Kita (Pemprov,red) harapkan sumbang saran dan kritikan yang menbangun daerah Bengkulu agar bisa lebih maju,” kata Gotri.

       Sementara itu dari anggota Komisi IX DPR RI yang juga masuk dalam jajaran dewan Pembina KPPI Bengkulu bersama anggota DPR RI serta DPD RI lainnya Dapil Provinsi Bengkulu Hj. Elva Hartati Murman S.Ip, MM saat ditanyai dia mengatakan, hendaknya untuk keterwakilan perempuan di Bengkulu untuk legislatif tidak hanya 30 persen, juga untuk kepala daerah. “Saat ini, kita untuk DPR RI Dapil Bengkulu sudah 100 persen. Keempatnya semuanya perempuan, dan ini akan kita pertahankan. Tapi untuk di eksekutif, dalam Pilkada serentak tahun 2018 kita harap bertambah kepala daerah maupun wakil kepala daerahnya yang perempuan,” kata Elva Hartati .(idn)