Diverifikasi Faktual, 6 Parpol Yakin Aman

Diverifikasi Faktual, 6 Parpol Yakin Aman

BERBAGI

 Keterwakilan Perempuan PDIP 41 Persen

RBO >> BENGKULU >>  Sebanyak 6 Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2014 Minggu (28/1) dilakukan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu. Menariknya keenam Parpol yang diverifikasi, yakni Partai Nasdem, Golkar, Demokrat, Gerindra, Hanura dan PDI Perjuangan mengklaim yakin aman. Tidak ada permasalahan sama sekali saat pelaksanaan verifikasi faktual yang dipusatkan di Sekretariat masing-masing Parpol.

      Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi, Dedi Ermansyah, SE mengatakan, selama verifikasi dinilai pihaknya tidak ada permasalahan. Apa yang diverifikasi KPU terpenuhi. “Memang tadi dalam verifikasi sempat dilakukan video call oleh KPU kepada salah seorang pengurus kita untuk keterwakilan perempuan karena yang bersangkutan berhalangan hadir,” ungkap Dedi.

      Tak jauh berbeda juga disampaikan, Ketua DPD Gerindra Provinsi, Susi Marleni Bachsin. Menurutnya, segala sesuatu telah disiapkan pihaknya dalam menghadapi verifikasi faktual yang dilakukan KPU tadi.

      “Di Gerindra tidak ada permasalahan sama sekali dalam verifikasi faktual. Semuanya berjalan dengan baik,” kata Susi yang juga hampir sama disampaikan Ketua DPD Hanura Provinsi, Muslihan DS dan Plt Ketua DPD Golkar Provinsi, M. Yahya Zaini diwawancarai ditempat dan waktu berbeda.

      Dibagian lain, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi, Hj. Elva Hartati, S.Ip, MM menyampaikan, dalam verifikasi tadi pihaknya memikili keterwakilan 41 persen. “Artinya, melebihi batas minimal yang ditetapkan. Se-Provinsi kita ini ada 9 anggota Legeslatif dari kalangan perempuan, baik tingkat Kabupaten dan Provinsi, termasuk dirinya di DPR RI,” tegas Elva.

      Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi, Zainan Sagiman, SH mengatakan, untuk hari ini sebanyak 6 Parpol diverifikasi faktual, yang berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. “Dalam verifikasi kita bentuk 3 tim. Jadi, dalam waktu yang sama 3 Parpol diverifikasi ditempat yang berbeda. Verifikasi meliputi kebenaran dokumen pengurus partai,” terangnya.

Seperti, lanjut Zainan, kecocokan SK kepengurusan dengan orangnya, nama, NIK dan nomor KTA, KSB ketua, sekretaris dan bendahara.

      “Kemudian kebenaran dokumen domisili kantor, kebenaran pernyataan pimpinan Parpol bahwa akan berkantor di kantor ini sampai dengan berakhirnya Pemilu. Selain itu terkait keterwakilan 30 persen perempuan. Hasil verifikasi ini baru kita sampaikan pada masing-masing Parpol Rabu (31/1) mendatang,” tutupnya. (idn)