Investor Wajib Gunakan Bank Bengkulu

Investor Wajib Gunakan Bank Bengkulu

BERBAGI
bengkulu
Ist/RBO: Plt. Gubernur Bengkulu, H. Rohidin Mersyah membacakan sambutan Mensos RI.

Rohidin: Saya Nggak Ngurusi Politik

RBO, BENGKULU – Plt.Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membantah permintaannya kepada Caretaker Walikota Bengkulu Budiman Ismaun agar Pemkot Bengkulu kembali menggunakan Bank Bengkulu berbau politis.
Menurutnya, apa yang ia sampaikan itu tujuannya demi kepentingan daerah.
“Ini untuk kepentingan daerah. Saya nggak ngurusin politik. Agenda politik itukan agenda tahunan,” ungkapnya, kemarin (29/1).
Dijelaskannya dia, kepentingan ia membicarakan terkait Bank Bengkulu saat pelantikan caretaker belum lama ini lebih disebabkan karena Bank Bengkulu tidak dipakai di daerah sendiri. Padahal Bank Bengkulu merupakan aset daerah.
“Calon investor dan kontraktor luar daerah kita minta buka rekening Bank Bengkulu, itu sebagai persyaratan investasi. Tujuannya, untuk memperbesar Bank Bengkulu. Karena 100 persen saham Bank Bengkulu itu milik pemerintah daerah,” tegasnya.
Menurutnya, kewajiban penggunaan Bank Daerah bagi investor dan kontraktor luar telah dilaksanakan oleh provinsi lain di Indonesia.
“Bukan Bengkulu saja. Lihat Sumatera Selatan, Jambi semua sama. Kalau mau berinvestasi disini buka rekening Bank Daerah. Kan ada Perdanya, terkait Penyertaan Modal Daerah itu , artinya peraturan daerah itu kan berlaku untuk mengikat. Untuk hal tadi boleh dikatakan saya buta politik lah ya,” tambahnya.
Dijelaskan dia, sedari dulu dirinya telah menyarankan berulang-ulang agar Pemerintah Kota dapat menggunakan Bank Bengkulu.
“Ini kan Bank Daerah yang harus kita besarkan bersama. Kalau Bank Bengkulu ini berkembang jadi besar dengan modal yang lebih besar dia bisa naik ke Buku II. Sekarang itu baru posisi buku I. Maka tidak menutup kemungkinan kedepan kita harapkan Bank Bengkulu memiliki Divisi Syariah. Ini yang kita harapkan berkembang seperti itu,” tutupnya. (ags)