Anggota DPR RI: Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu Lambat

Anggota DPR RI: Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu Lambat

IWAN/RBO Anggota Komisi XI DPR RI dr Anarulita Muchtar saat memberikan keterangan kepada wartawan
BERBAGI:

 

Komisi XI DPR RI Apresiasi Upaya Pemerintah Daerah

RBO >>  BENGKULU >>  Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Bengkulu, dr Anarulita Muchtar mengatakan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu lambat. Ini juga berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Hari ini (kemarin, red), kami dari Komisi XI DPR RI mendengarkan presentase dari BI, OJK, BPS termasuk dari Pemprov Bengkulu. Karena mereka inilah  pengendali perekonomian di seluruh daerah di Provinsi Bengkulu ini. Presentase dan masukan mereka mungkin nanti kita sampaikan ke Kementerian Keungan, Gubernur Bank Indonesia, Komisioner OJK,” ungkap Anarulita, dalam kunjungan kerjanya ke Bengkulu kemarin (2/2).

       Politis NasDem ini menerangkan, kunjungan spesifik daerah dilakukan sesuai Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. “Komisi XI memilih Provinsi Bengkulu, pada masa sidang ketiga tahun ini melihat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu yang dinilai lambat. Tapi pada dasarnya, sudah terlihat pertumbuhan (Perekonomiannya, red). Namun harus diakui kalau belum maksimal,” terang anggota DPR RI, Dapil Bengkulu ini.

       Penyebab masih lambatnya pertumbuhan perekonomian di Provinsi Bengkulu, menurut Anarulita, program OJK dan BI belum menyentuh masyarakat yang ada di bawah.

       “Karena saya masih melihat di bawah, ketika keliling Provinsi Bengkulu, masyarakat yang ada di bawah ya di marginal itu masih belum terlihat pertumbuhan ekonominya. Nanti kita buatkan laporan lengkap, untuk kita laporkan ketiga tadi (OJK, Gubernur BI dan Kementerian Keuangan),” jelasnya.

       Karena program-program Bank Indonesia dan OJK ini belum menyentuh masyarakat bawah, maka sambung Annarulita, pihaknya minta dilakukan sosialisasi kegiatan-kegiatan hingga ke pelosok-pelosok.

      “Sosialisasi dan kegiatan-kegiatan yang menjadi prioritas itu akan kita terapkan hingga ke bawah. Misalnyakan program UMKM, bantuan-bantuan untuk nelayan serta petani-petani,” tutup Anarulita.

       Sementara itu, dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Endang Kurnia Saputra, dia mengapresiasi positif pertemuan yang mereka lakukan bersama Komisi XI DPR RI dan OJK tersebut. “Saya kira ini pertemuan yang sangat efektif dan bisa membawa hasil yang menggembirakan. Tadi kami menyampaikan tantangan yang dihadapi oleh Provinsi Bengkulu kedepannya, banyak sekali dukungan yang Komisi XI sampaikan. Mereka juga mengapresiasi  upaya yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BI untuk meningkatkan perekonomian kita,” kata Endang KS. (idn)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

16 − 15 =