Dua Obat Diduga Mengandung DNA Babi Mulai Ditarik dari Peredaran

Dua Obat Diduga Mengandung DNA Babi Mulai Ditarik dari Peredaran

BERBAGI

RBO, BENGKULU – Dua obat dengan merek Viostin DS dan Enzyplex yang diduga positif mengandung DNA babi, kini mulai ditarik dari peredaran di Kota Bengkulu. Hal itu terbukti setelah RBI melakukan penelusuran dibeberapa tempat penjualan obat itu, seperti di apotek dan beberapa tempat belanja.

“Obat itu (Viostin dan Enzyplex) sudah tidak ada lagi dijual. Obat itu ditarik karena ada yang bermasalah,” ungkap Mila, Owner Apotek Mila Farma yang terletak di Jalan Mayjen Sutoyo Tanah Patah Kota Bengkulu, kemarin (6/2).

Seperti marak diberitakan sebelumnya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI belum lama ini menyatakan, bahwa suplemen makanan Viostin DS dan Enzyplex positif mengandung DNA babi. Dari pernyataan tersebut, pihak BPOM meminta agar kedua jenis merek obat tersebut ditarik dari peredaran dan dihentikan produksinya karena diduga mengandung DNA babi itu. (ags)