Mayor Inf. David Pensiun Dini, ESD Mundur dari Kursi Ketua DPRD

Mayor Inf. David Pensiun Dini, ESD Mundur dari Kursi Ketua DPRD

IWAN/RBO: Empat pasang Calon Walikota Siap Bersaing
BERBAGI:

Darlinsyah: Terakhir 30 Hari Sebelum Pencoblosan

RBO, BENGKULU – Setelah resmi ditetapkan menjadi Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu para kandidat calon harus menyerahkan surat pengunduran diri dari institusi jabatannya masing-masing. Dan dari empat kandidat Paslon ada nama Kapenrem Mayor Inf. David Suardi serta Hj. Erna Sari Dewi SE sebagai kandidat Calon Walikota yang harus menyerahkan surat kepastian mundur dari TNI serta lembaga DPRD Kota Bengkulu. Sebab itu, diketahui dengan usianya yang sudah 41 tahun Mayor David memastikan dia mengundurkan diri dari TNI dan mengajukan pensiun dini. Sedangkan Erna Sari Dewi (ESD) Ketua DPRD Kota Bengkulu tersebut mundur dari anggota dewan Kota Bengkulu.
“Hari ini langsung saya sampaikan setelah rangkaian penetapan. Namun dari jauh hari saya juga sudah menyampaikan niat saya dengan pimpinan,” ungkap Mayor David saat ditanyai, kemarin (12/2).
David Suardi bertugas di Korem 041 Garuda Mas Provinsi Bengkulu, saat ini menjabat Kepala Penerangan Korem. “Saya sudah 19 tahun berdinas, jadi sudah bisa mengundurkan diri. Karena ikatan dinas hanya 10 tahun, artinya sudah lewat. Saya mengajukan pensiun dini, memang perasaan berat untuk mengundurkan diri dari kesatuan, sebab sudah sekitar 20 tahun saya menjadi prajurit TNI. Karena TNI lah yang membesarkan saya selama ini, namun menjadi Walikota Bengkulu ini sudah jadi pilihan saya,” tegasnya.
Adapun dari ESD sendiri saat ditanyai kapan dia mundur dari jabatan sebagai anggota sekaligus Ketua DPRD Kota Bengkulu? Dia mengatakan bahwa telah pamitan dan sudah menyampaikan ke Sekwan DPRD Kota Bengkulu.
“Sesuai jadwal itu, maka saya sudah pamitan dan mengajukan pengunduran diri. Aturannya minimal 30 hari sebelum pencoblosan artinya sebelum itu saya sudah mundur. Selagi surat pemberhentian belum ada, saya masih tetap melaksanakan tugas dan kewajiban sebagaimana mestinya sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Bengkulu Darlinsyah S.Pd, M.Si menerangkan sesuai aturan setelah lima hari pasca ditetapkan menjadi calon maka kandidat calon harus menyerahkan surat pengunduran dirinya. “Lima hari setelah penetapan harus sudah menyampaikan surat pengunduran diri dan surat pemberitahuan dari pimpinannya bahwa surat pengunduran diri tersebut dalam proses. Adapun untuk kepastian sudah harus mundur terakhir 30 hari sebelum hari H pencoblosan, artinya satu bulan sebelum pencoblosan surat itu sudah ada, dan jika tidak juga ada sampai batas waktu yang telah ditentukan calon bisa gugur,” terang Darlinsyah. (idn)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

four × 2 =