Inilah Arti Nomor Urut Bagi 4 Calon Walikota Bengkulu

Inilah Arti Nomor Urut Bagi 4 Calon Walikota Bengkulu

BERBAGI
BERBAGI:

Semua Paslon Syukuri Nomor Urutnya

RBO >>  BENGKULU >>  Semua pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu bersyukur atas nomornya. Empat Paslon itu David-Bakhsir mendapat nomor urut 1, kemudian ESD-AZA mendapat nomor urut 2, lalu Helmi-Dedy nomor urut 3 dan Linda-Mirza nomor 4.

 “Mudah-mudahan ini pertanda baik bagi David-Bakhsir mendapatkan nomor urut satu. Semoga mendapat perolehan suara terbanyak nomor satu saat pemilihan nanti. Memang sebelumnya harapan kita dapat nomor urut empat biar enak bermain kata-kata, tapi hasilnya tadi kita mendapatkan nomor urut satu dan ini melambangkan kemenangan. Dan semuanya saya yakin dalam hati kecilnya tentu menginginkan mendapat nomor satu,” ungkap Calon Walikota Mayor Inf. David Suardi, kemarin (13/2).

      Sementara itu, dari kandidat Paslon Walikota dan Wakil Walikota dengan nomor urut dua, ESD-AZA juga mengatakan hal yang hampir senada. Calon Walikota yang diusung oleh Partai NasDem, PPP dan PKS Hj. Erna Sari Dewi SE mensyukuri dapat nomor urut dua. Karena nomor dua itu sama dengan apa yang diciptakan oleh Allah SWT.

“Kita di dunia ini semuanya kan ada dua. Ada langit, ada bumi. Ada laki-laki, ada perempuan. Ada panas ada dingin dan ini seimbang. Kami itu satu energik. Dan satunya lagi tenang. Kemudian makna filosofi nomor dua itu adalah pengabdian dan insya Allah pengabdian kami berdua nanti berbakti untuk kota kelahiran,” terangnya.

      Dan dari kandidat Paslon Walikota dan Wakil Walikota Helmi-Dedy Wahyudi yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN dan Demokrat juga mengatakan hal senada. Calon Wakil Walikota Dedy Wahyudi SE, MM saat ditanyai soal nomor urut tiga yang mereka dapatkan, maka menganggap itu adalah nomor cantik.

 “Alhamdulillah nomor tiga ini, nomor cantik. Kenapa saya katakan nomor cantik? Karena kalau kertas suaranya mendatar, pasangan nomor urut tiga ini posisinya di tengah dan kalau kertas suaranya nanti gambar Paslon dua dua, kita juga dalam posisi cukup diuntungkan. Dan tiga itu simbolnya paling enak. Coba kalau lima jari, kemudian jari telunjuk dan jempol jadi satu lingkaran, maka akan lebih enak dan mudah mensosialisasikannya dan itu adalah simbol oke,” terang Dedy sembari mempraktikkan salam tiga jari.

      Terakhir dari kandidat Paslon Walikota dan Wakil Walikota yang diusung oleh Partai Golkar, PDIP serta Hanura Linda-Mirza juga mengungkapkan hal yang hampir sama. Calon Walikota Ir. Patriana Sosia Linda mengatakan bahwa nomor empat itu tentu mempunyai makna penting. “Semua nomor itu punya makna menurut saya, tapi yang paling penting itu saat pencoblosan nanti tanggal 27 Juni, nomor 4 dapat memenangkan kontestasi Pilkada Kota Bengkulu dan setelah ini kita akan ikhtiar untuk mendapatkan kemenangan,” pungkas mantan Wakil Walikota Bengkulu tersebut.

      Adapun dari Ketua KPU Kota Bengkulu, Darlinsyah S.Pd, M.Si menegaskan bahwa nomor urut tersebut sudah bisa dipakai untuk sosialisasi Paslon. “Jadi nomor urut ini sudah bisa digunakan oleh masing-masing kandidat untuk sosialisasi,” pungkasnya.(idn)