Terduga Curas Tewas Saat Diburu Warga

Terduga Curas Tewas Saat Diburu Warga

23
BERBAGI
BERLIAN/RBO Petugas Polres BU saat mengidentifikasi jenazah YD Dan RM yang meregang nyawa di kawasan persawahan Kemumu kemarin malam

RBO >>  ARGA MAKMUR >>  Selasa (13/2/2018) malam sekitar pukul 20.30 WIB, suasana di sekitar jalan PLTD Tebing Kaning, Kecamatan Arma Jaya, Bengkulu Utara, geger. Ini setelah warga yang tengah mengejar pelaku begal tiba-tiba mendapati dua sosok warga terkapar di dalam selokan irigasi. Bahkan saat didekati, keduanya yang diduga pelaku begal yang dikejar, sudah tak bernyawa.

Diduga kedua terduga pelaku mengalami kecelakaan tunggal. Demi menghindari kejaran, kuda besi yang mereka pacu lepas kontrol hingga menabrak pembatas jalan.
Hingga berita ini dilansir, polisi yang sudah melakukan olah TKP baru mendapatkan satu identitas terduga pelaku begal. Yakni atas nama YOPI DARMAWAN, lahir 4 Agustus 1991, alamat Dusun I, Kecamatan Air Padang.

Aksi pengejaran itu sendiri bermula saat dua pasangan muda-mudi, Bobin Apri Agusto (28 tahun), warga Desa Karang Anyar II, Kecamatan Arga Makmur dan Elsa Oktivanis (26 tahun), warga Dusun Karang Suci, Kelurahan Gunung Alam, Kecamatan Arga Makmur, tengah melintas di jalan areal persawahan Kemumu. Tiba-tiba ada dua pria yang menghentikan sepeda motor Honda Vario yang mereka tunggangi. Kedua pelaku langsung meminta paksa dompet dan hape milik korban.

Merasa terancam, hape merek Xiomi dan Vivo korbanpun melayang. Sementara dompet, hanya milik Bobin yang didapati pelaku. Sementara dompet Elsa tidak ia bawa.
Setelah mendapatkan barang-barang berharga korban, kedua pelaku lalu pergi. Mereka memacu sepeda motor Yamaha RX King ke arah Kemumu.

Kedua korban yang ditinggalkan pelaku buru-buru mencari bantuan warga terdekat. Mereka lalu mengadu sudah menjadi korban perampasan dua pria tak dikenal.
Tak lama, kedua orang yang tak dikenal yang diduga pelaku curas tersebut berpapasan di depan Rumah Makan Padang.

Merasa sudah berpapasan dengan pelaku, Bobin segera saja menunjuk serta berteriak, sehingga kedua orang tersebut kabur. Bobin dan warga bernama Edi lalu mengejar.
Saat mengejar, Bobin dan Edi sempat kehilangan jejak. Mereka menemukan sepeda motor yang diburu, namun tidak bersama pengendaranya.

Mereka lalu meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Tak lama, warga akhirnya menemukan dua pria terkapar dan nyaris tenggelam di dalam saluran irigasi. Saat didekati, keduanya sudah tak bernyawa.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM yang turun langsung ke TKP didampingi Kasat Reskrim, AKP Jufri SIK, segera memerintahkan anggotanya menggelar olah TKP.
Polisi juga menghubungi keluarga Yopi Darmawan dan tengah berusaha mengidentifikasi jasad mayat yang belum dikenali.

Barang bukti yang diamankan berupa lampu belakang beserta plat kendaraan Nopol BD 6217 AL, topi, sandal jepit warna kuning 1 buah, 2 buah hape merk Merk Advan dan Samsung, sepeda motor jenis Yamaha RX King warna hitam lis merah.(bri)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five × three =