PT SAN Manjakan Konsumen dengan Mercedez Benz

PT SAN Manjakan Konsumen dengan Mercedez Benz

BERBAGI
Fahmi/RBI Direktur Utama PO SAN, Kurnia Lesandri Adnan berfoto bersama dengan Direktur Pembinaan Keselamatan Kemenhub, Ahmad Yani,DVCI Andri Budiman,Kadis Perhubungan dan Dirlantas.
BERBAGI:

RBO >>  BENGKULU >>  PT SAN Putera Sejahtera telah menerima tiga unit bus Mercedes-Benz OC 500RF 2542 XHD Prime SR 2 dengan mesin Euro 3. Bus ini akan digunakan PT SAN Putera Sejahtera untuk melayani rute Bengkulu-Padang Pariaman setiap hari dan memanjakan konsumennya dalam pejalanan menuju tujuannya.

Daimler Commercial vehicles Indonesia, agen penjualan resmi kendaraan niaga Mercedes-Benz, Senin, 19 Februari 2018 kemarin, menyerahkan unit-unit bus yang dibuat oleh karoseri Laksana, di Kantor pusat PT SAN Putera Sejahtera di Bengkulu yang dihadiri oleh Direktur Utama SAN Putera Sejahtera, Kurnia Lesandri Adnan, Deputi Direktur Penjualan Bus Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Adri Budiman, dan Direktur Jenderal Transportasi Darat, Budi Setyadi. Marketing Director Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Ralf Kraemer mengatakan, “Kami menyadari rute Bengkulu Padang Pariaman merupakan rute yang sangat panjang. Karena itu, kenyamanan merupakan sebuah keharusan bagi para penumpang,’’ ungkapnya.

Daimler bisa menghadirkan untuk PT SAN Putera Bus bus premium ini dilengkapi mesin yang bertenaga besar serta fitur-fitur keselamatan terbaru. Seperti ABS, ESP dan ASR. Bus- bus ini juga dilengkapi dengan suspensi independen, menggunakan suspensi udara yang menawarkan kenyamanan khusus dalam kecepatan tinggi.

Dirjend Perhubungan Darat Bidang Pembinaan & Keselamatan Kemenhub, Ahmad Yani dalam arahannya berharap bahwa keamanan, kenyamanan dan kepercayaan konsumen itu sangatlah penting untuk diperhatikan. Maka dari itu sebagai penyedia jasa angkutan darat sebaiknya memperhatikan beberapa hal yang perlu dilakukan.

Yang pertama, harus memperhatikan tingkat keselamatan yang tinggi. Harus dibawa oleh driver –driver yang andal. Untuk itu, pengemudi harus mendidik SDM yang propesional. ‘’Jangan dari supir angkot langsung membawa sebuah bus. Sebelum melakukan perjalanan, bus juga harus sudah benar –benar diperiksa oleh pihak Mercedesz. Karena dengan keselamatan yang tinggi, kita akan menciptakan kenyamanan dan dan keamanan,”harap Ahmad Yani.

Dengan apa yang sudah dilakukan mudah –mudahan tingkat kecelakaan yang ada bisa dikurangi,dan yang biasa dilihat selama ini tingkat kecelakaan itu terjadi pada masa produktif. Sehingga ini akan berpengaruh pada kemiskinan. Dimana yang mengalami kecelakaan itu berkisar umur 30 -50 tahun. ‘’Untuk itu, kita juga akan mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk kembali kepada angkutan darat,”harapnya.

Adapun yang perlu diperhatikan, harus selalu meningkatkan pelayanan agar masyarakat nantinya merasa dilayani dalam menempuh tempat tujuan konsumen.
Menurut Direktur Umum PO SAN Bengkulu, Kurnia Lesandri Adnan, dengan dikeluarkannya bus yang baru Mercedes Benz OC 500 FF 2542 XHD Prime SR 2 ini, mudah –mudahan mampu memberikan fasilitas yang lebih baik bagi pengguna angkutan darat.

Untuk rute Mercedes Benz ini,lanjutnya, “Kita akan melakukan perjalanan rute Bengkulu -Padang Pariaman ini dengan harga normal. Pihak PO SAN tidak menaikan tarifnya. Tetapi malah kualitas dan fasilitasnya yang ditingkatkan. Untuk tarif yang harus dibayar oleh konsumen untuk sekali perjalanan dari Bengkulu ke Pariaman cukup membayar Rp 230.000 saja,”ungkanya.

Untuk terus memberikan yang terbaik bagi konsumen, PO SAN akan selalu memperhatikan management sistem administrasi. Sehingga dengan kehadiran Mercedez Benz yang baru ini PO SAN selalu bekerja keras untuk menjadi yang terdepan dalam sektor bus.

‘’Kami bangga dengan kepuasan yang didapatkan konsumen.PO SAN ini juga mempersiapkan bengkel khusus bagi armadanya apabila terjadi kerusakan pada armadanya. Karena PO SAN tidak mau mengecewakan konsumen yang sudah percaya dan menjadikan PO SAN pilihan utama angkutan darat.’’(Sir1/yar)