Beli Gulai, Warung dan Motor Terbakar

Beli Gulai, Warung dan Motor Terbakar

BERBAGI

RBO,BENGKULU – Kebakaran hebat kembali terjadi di wilayah Kota Bengkulu. Pada Minggu,(25/2) di RT 16 RW 4 Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. Akibatnya1 Unit Sepeda motor merek Supra X, dan warung manisan beserta seisinya milik korban Tamrin (45) ludes terbakar. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 50 Juta.
Saat dikonfirmasi terkait dengan kejadian itu, Korban menuturkan awalnya dirinya masak nasi di Magicom, pada saat nasi dalam proses memasakan, dirinya keluar dan pergi ke warung mau beli gulai. Namun saat di perjalanan dirinya ditelepon tetangga dan mengatakan ada asap yang mengepul dari dalam warung tersebut. Dirinyapun langsung bergegas pulang, namun setibanya di warung miliknya itu api sudah mau membesar.
Masyarakat setempatpun langsung melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. “Apinya cepat sekali membesar dalam hitungan detik warung saya sudah ludes terbakar. Untuk penyebab pastinya saya kurang tahu, yang jelas saat saya keluar beli gulai tadi yang hidup dalam warung itu magicom, kalau kompor gas tidak ada, mungkin karena korsleting listrik magicom itu,” tuturnya saat dihampiri RADAR BENGKULU Minggu,(25/2).
Dijelaskannya, semua barang yang ada, dalam warung tersebut tidak ada satupun yang bisa diselematkan, kecuali beberapa barang yang ada di luar rumah itu.
“Semuanya habis terbakar, tidak ada yang dapat diselamatkan. Termasuk sepeda motor di dalam warung itu juga habis terbakar,” tambahnya.
Sementara Kanit Polsek Muara Bangkahulu Kota Bengkulu Ipda Ipda Moga Nara, yang ikut turun ke TKP mengungkapkan, sejauh ini apa penyebab pasti kebakaran itu belum dapat diketahui secara pasti. Sebab sejauh ini pihaknya masih melakukan olah temoat Kejadian Perkata (TKP).
“Kita masih melakukan Penyelidikan ya, apa penyebab pastinya kita belum tahu. Tapi kuat dugaan karena korsleting listrik, karena pada saat pemilik korban meninggalkan warung yang magicom dalam posisi hidup mungkin itu penyebabnya. Tapi semuanya masih dalam Penyidikan kita,” demikian tutup dia.(ide)