Rohidin Pimpin Golkar, Target Menang 20 Persen

Rohidin Pimpin Golkar, Target Menang 20 Persen

IWAN/RBO: Pembukaan Musda Luar Biasa DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Minggu (25/2).
BERBAGI:

PAN Harap Rohidin Objektif, Meski Sulit

RBO, BENGKULU – Sesuai seperti yang diprediksi sebelumnya. Musda Luar Biasa DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu berhasil memilih ketua baru yaitu Plt Gubernur Bengkulu Dr drh H. Rohidin Mersyah MMA. Mantan Ketua MPP PAN itu terpilih secara aklamasi setelah seluruh pemilik suara sepakat untuk memintanya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu.
“Dengan Musda Luar Biasa ini, harapan kita bisa berjalan dengan baik dan melaksanakan demokrasi yang baik, kedepankan musyawarah mufakat. Sebab jika memang sudah musyawarah mufakat, maka tidak ada kelompok yang merasa dikalahkan atau dimenangkan. Bukan didikte oleh kita, dan kita harap dengan Musda ini bisa mengkonsolidasikan seluruh pengurus, kader serta keluarga besar partai Golkar Bengkulu hingga tidak ada yang merasa tersisihkan,” ungkap pengurus DPP Partai Golkar yang membuka secara resmi acara Musda Lub Drs Darul Siska, Minggu (25/2).
“Kalau untuk pelantikan, terserah yang di daerah, lebih cepat lebih baik, nomor empat paling baik. Dan untuk kepemimpinan Golkar Bengkulu nanti, Rohidin sebagai Wakil Gubernur dan sekarang Plt Gubernur, kepemimpinannya sangat baik. Sebab itu, kita harapkan dengan kepemimpinan beliau bisa membawa angin segar untuk Golkar Bengkulu dimasa akan datang,” katanya.
Adapun untuk target kedepan dengan kepemimpinan serta pengurus Golkar Bengkulu yang baru, sama dengan target secara nasional pemilu 2019 menang 20 persen.
“Jadi kursi DPR RI harus kita rebut kembali, kemudian kalau sekarang lima kursi DPRD Provinsi, tahun 2019 kita harapkan menjadi Sembilan. Begitu juga untuk setiap DPRD tingkat dua menang 20 persen di seluruh daerah,” paparnya.
Sementara itu, dari Plt Gubernur Bengkulu Dr drh H. Rohidin Mersyah MMA menyatakan siap menjadi pemimpin Golkar Bengkulu. “Saya siap dengan amanah yang diberikan, dan ini merupakan bentuk tanggungjawab moral sebagai pimpinan di daerah. Kami juga diusung oleh Partai Golkar, saya kira kita menghargai itu,” singkatnya.
Dari Ketua DPD Partai Golkar Kota Bengkulu Ir. Patriana Sosia Linda menambahkan, dengan kepemimpinan yang baru, dia berharap Golkar bisa menjadi semakin besar dan Berjaya.
“Kita harapkan yang terbaik, dan bisa membesarkan partai Golkar menjadi partai yang besar, agar dapat mensejahterakan seluruh masyarakat Bengkulu,” tambahnya.
Lalu apa kata Pengurus DPW PAN Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain SE. “Memang beliau adalah anggota MPW PAN Bengkulu, tapi untuk bergabung ke partai politik lainnya itu adalah hak dia. Kita berharap keputusan yang diambilnya adalah yang terbaik. Disini saya sebagai pengurus PAN Bengkulu yang juga saksi mata saat Rohidin bersama Ridwan Mukti menemui Bang Zulkifli Hasan Ketua PAN, dimana saat ini Bang Zul minta pada Ridwan Mukti agar wakilnya dari Muhammadiyah. Dari Muhammadiyah Bengkulu saat itu merekomendasikan Pak Rohidin. Jadi jangan sampai dengan menjadi pimpinan Golkar Bengkulu nanti beliau menjadi kacang lupa kulit,” kata Teuku Zulkarnain.
Kemudian terkait langkah politik Plt Gubernur itu saat ini, dari PAN sendiri lanjut Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu itu mereka sudah membahasnya dan hal ini seperti yang telah mereka prediksikan sebelumnya. “Sama seperti ketika dia menetapkan Budiman Ismaun sebagai caretaker Walikota Bengkulu, dan terbukti benar Budiman Ismaun yang terpilih. Sebagai seorang Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu tentulah dia tidak akan berlaku objektif. Apalagi saat ini sedang berlangsung tahapan Pilwakot di Kota Bengkulu. Untuk itu, kami ingatkan beliau harus tetap objektif. Secara umum PAN tidak terganggu dengan Pak Rohidin gabung ke Partai Golkar. Sebab itu kami akan terus mengawasi setiap kebijakan yang diambilnya,” tegas Teuku.
Adapun dari arena Musda Lub DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, sebelumnya ada dua nama yang cukup bersaing untuk jadi pimpinan Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu yaitu Bupati Rejang Lebong Dr HC H. Ahmad Hijazi dan Plt Gubernur Rohidin Mersyah. Akan tetapi karena lebih memikirkan kepentingan partai dan sesuai arahan DPP agar musyawarah mufakat. Akhirnya seluruh suara sepakat mendukung Rohidin Mersyah dan terpilih secara aklamasi. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three + thirteen =