BI Ingin Kualitas Batik Besurek Lebih Baik dari Batik Pekalongan

BI Ingin Kualitas Batik Besurek Lebih Baik dari Batik Pekalongan

BERBAGI:

 

 

Lakukan Pembinaan SDM Pengrajin Batik Besurek

 

 

RBO, BENGKULU – Kantor perwakilan Bank Indonesia konsen dalam melestarikan dan menjaga warisan budaya, batik Basurek. Sebelum memproduksi secara massal, BI terlebih dahulu mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengrajin batik terlebih dahulu. BI Bengkulu menginginkan produksi kualitas batik besurek sebaik produksi di Pekalongan.

“Kami, Bank Indonesia menginginkan bagaimana agar kualitas produksi batik besurek kita sebaik produksi dari batik – batik yang dibuat di Pekalongan. Memproduksi batik ini secara massal adalah langkah selanjutnya. Saat ini konsen kita lakukan adalah pembentukan dan pembinaan SDM nya. Maka dari itu kami gelar workshop teknik, desain dan pewarnaan batik besurek yang mendatangkan ahli batik, master batik dari Pekalongan, Mustar Sidik. Dia akan memberikan ilmu kepada pengrajin kita dan siswi SMKN 5 Kota Bengkulu dalam membatik,” terangnya.

Disisi lain, Endang mengatakan, target BI adalah tahun ini kualitas batik kita setara dengan batik dari Pekalongan dan tahun depan produksi batik besurek lebih baik dari Pekalongan.

“Kita harapkan pengrajin yang ikut ini serius dan dapat menerapkan ilmu yang telah didapat di workshop ini. Kita harapkan kualitas, corak warna pengrajin batik tulis kita semakin baik. Selain melestarikan identitas daerah, dibatik ini ada pasar ekonomi didalamnya.

Sementra itu, narasumber workshop, Mustar Sidik mengatakan bahwa Ia dan timnya akan total membantu mentransfer ilmu kepada pengrajin batik Bengkulu.

“Pelatihan ini adalah “Bongkar Dapur” kami. Disini kami akan buka rahasia membatik. Mulai dari teknik nyetel, nyanting, mewarnai sampai dengan finishing. Mengenai teknik mana tersulit dalam membatik, ya mungkin dari sisi tekniknya,” jelas.

Sidik mengatakan, “Saya ingin setelah workshop ini pembatik Bengkulu meningkat kualitasnya dan sebaik batik dari Pekalongan.”

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bengkulu, Hj. Derta Wahyulin Rohidin mengatakan, Pemerintah akan memfasilitasi pemasaran produksi batik besurek di Bengkulu.

“Kawan-kawan pengrajin kami bantu pemasarannya melalui Dekranasda Bengkulu dan kita pajang batik-batik hasil pengrajin Bengkulu,” jelasnya. (ae2)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

sixteen + fourteen =