Senator Dukung Pulau Baai Jadi Pelabuhan Internasional

Senator Dukung Pulau Baai Jadi Pelabuhan Internasional

IWAN/RBO: Senator anggota Komite IV DPD RI saat berkunjung ke PT Pelindo II Bengkulu, Selasa (27/2).
BERBAGI:

GM Pelindo Bengkulu Promosi Pindah Tugas

RBO, BENGKULU – Dalam kunjungannya ke pelabuhan Pulau Baai, anggota Komite IV DPD RI, H. M. Saleh SE mengatakan, pelabuhan Pulau Baai sudah jauh berkembang dari sebelumnya. Bahkan menurut M Saleh, pelabuhan Pulau Baai sangat berpeluang untuk lebih maju dari pelabuhan-pelabuhan yang ada di provinsi tetangga jika dikelola dan ditata dengan baik.
“Tidak ada yang kurang, lahan luas hingga ribuan hektar. Tidak ada pelabuhan di daerah lain yang punya lahan seluas pelabuhan pulau baai. Kenyataannya, pelabuhan di daerah lain bisa maju. Artinya pelabuhan kita bisa lebih maju tapi harus dikelola dengan benar dan digenjot pembangunannya. Terutama, kita harus ada dukungan dari pusat,” kata Saleh, saat usai melakukan pertemuan dengan pihak PT Pelindo II Bengkulu, Selasa (27/2).
Diterangkan Saleh, dirinya akan membawa Ketua DPD RI, Osman Sapta Odang dan pihak Kementerian BUMN untuk meninjau pelabuhan pulau baai. “Jika saya bawa mereka kesini, nanti pihak Pelindo II Bengkulu harus siapkan masalah ya biar nanti mereka cari solusinya. Yakinlah kalau kami di DPD akan ikut mendorong pengembangan pelabuhan pulau baai,” terang Saleh.
Ditambahkan Saleh, semua rencana pengembangan pelabuhan pulau baai sangat menakjubkan. Namun supaya rencana itu bisa berhasil, semua pihak harus ikut andil termasuk media. “Jangan sampaikan yang buruk-buruk saja secara terus menerus. Dari sekarang sampaikanlah pelabuhan kita ini yang baik-baik saja. Kalau yang buruknya, pendam dan diamkan saja dulu,” ujarnya.
Rencana pembangunan pelabuhan pulau baai dari tahun 2017 hingga 2020, menurut Saleh, akan disampaikannya dalam rapat Komite II. “Nanti pasti akan saya bawa dalam rapat soal pelabuhan pulau baai. Saya orang Bengkulu dan akan mendorong ini di DPD, kebetulan saya di Komite II dan BUMN ini adalah mitra kerja kami,” katanya.
Sementara Manager Bidang Hukum Pelindo II, Pransiska menyampaikan, hanya 52 hektar lahan yang baru digunakan dari 1.200 hektar lahan yang dimiliki Pelindo II Bengkulu. “Kalau sekarang, banyak lahan yang digunakan masyarakat sebagai tempat tinggal. Untuk pembangunan, tahun 2017 dan tahun 2018 kita membangun 8 pembangunan. Bahkan sekarang, pelabuhan pulau baai ini sudah menjadi pelabuhan Internasional,” paparnya.
Selain itu, Siska panggilan akrabnya juga menyampaikan bahwa GM Pelindo Bengkulu Drajat Sulistyo tadi pagi baru saja mendapatkan promosi pindah tugas ke Padang. “Kita merasa sangat kehilangan sosok beliau sebagai pemimpin Pelindo Bengkulu. Harapan kami, beliau masih bisa tetap bersama-sama kita untuk membangun dan mengembangkan kawasan pelabuhan Pulau Baii ini,” kata Siska yang saat menyampaikan kepindahan GM Pelindo tersebut sambil menitikkan air mata sebab mereka seluruh staf dan direksi PT Pelindo merasa sangat dekat dengan Drajat Sulistyo. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

sixteen + 3 =