Gara-Gara Video Bugil, Guru Diperas Rp 34 Juta

Gara-Gara Video Bugil, Guru Diperas Rp 34 Juta

BERBAGI:

Kenalan di Facebook Video Call Ya Gini Jadinya

RBO, BENGKULU – Ini pelajaran berharga bagi siapapun. Jangan membuka aurat apalagi sampai telanjang. Lebih celaka lagi kalau sampai dibuat video telanjang disimpan orang lain dan disebarkan. Wah bisa gawat dan kacau serta azab akan datang.
Kemarin Polda Bengkulu menerima laporan Kasus dugaan tindak pidana pemerasan. Korban WI guru honorer di salah satu sekolah di Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Berdasarkan data yang terhimpun dari Laporan pelapor ke Polda, pemerasan itu terjadi pada 7 Februari 2018 lalu dan Januari 2018. Awal cerita, Pelapor berkenalan dengan terlapor melalui akun Facebook. Setelah itu pelapor dan terlapor terjalinlah hubungan yang begitu akrab dan saling percaya antara satu sama lain.
Seiringnya chatingan dan video call. Sehingga pada suatu malam, terjadi video call atara pelapor dan terlapor. Dalam video call itu terlapor meminta pelapor untuk melepaskan semua pakaiannya. Karena sudah percaya dengan terlapor sehingga pelapor memenuhi permintaan terlapor dan membuka semua pakaiannya. Saat video Call itu berlangsung terlaporpun langsung mengambil Video dan foto-foto pelapor saat sedang tidak mengenakan pakaian.
Terlapor yang sudah mendapat video dan foto itu langsung menekan terlapor agar memberikan sejumlah uang. Kalau tidak diberi uang, maka video pelapor yang tidak mengenakan pakaian itu disebar ke akun facebook. Pelapor yang merasa takut sehingga langsung mentransferkan uang sesuai dengan permintaan terlapor ke rekening atas nama Yudi secara bertahap hingga mencapai Rp 34,2 juta. Namun terlapor terus meminta pelapor untuk mentransfer uang kembali yaitu dengan jumlah Rp 35 Juta. Pelapor yang merasa diperas atas perbuatannya sendiri sehingga melaporkan kasus itu ke Polda Bengkulu untuk ditindak lanjuti.
Kabid Humas AKBP Suadarno,S.Sos, MH melalui Kasubit Penmas Kompol H Mulyadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.
“Sejauh ini kalau laporan dari pelapor sudah kita terima. Dan kita juga sudah memerintahkan tim cyber troops untuk melacak akun Facebook terlapor. Yang jelas semua laporan masyarakat yang masuk pasti ditindak secara professional,” demikian ucapnya Jumat, (2/3).(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

12 − eight =