Senator Ajak Ketua Adat Mainkan Peran dan Fungsinya

Senator Ajak Ketua Adat Mainkan Peran dan Fungsinya

Iwan/RBO: H. Ahmad Kanedi SH, MH bersama para Ketua Adat di Kota Bengkulu
BERBAGI:

Bang Ken : Demokrasi Bisa Berjalan Baik Bersama Adat

RBO, BENGKULU – Senator Bengkulu anggota Komite IV DPD RI, H. Ahmad Kanedi SH, MH dalam masa resesnya melaksanakan kegiatan dialog kebangsaan bersama puluhan tokoh masyarakat, para Ketua adat Kota Bengkulu khususnya. Untuk itu, mantan Walikota Bengkulu tersebut meminta para Ketua Adat dapat memainkan peran dan fungsinya ditengah masyarakat secara baik. “Hari ini, kita dialog kebangsaan dengan tema adat dan budaya memperkokoh nilai-nilai kebangsaan. Tujuan kita ingin menyamakan persepsi pada ketua ketua adat di Bengkulu, serta tokoh masyarakat. Harapan kita khususnya ketua adat sebagai pemangku adat disetiap kelurahan bisa memainkan peran dan fungsi adatnya untuk menghadapi situasi masyarakat seperti sekarang,” ungkap Bang Ken panggilan akrabnya, Jumat (2/3).
Saat ini, Bengkulu lanjut Bang Ken, sedang dihadapkan pada beberapa peristiwa yang mengancam. Seperti kekerasan terhadap perempuan. Kemudian bagaimana perlakuan terhadap anak didik yang sekarang sangat lemah perlindungannya, baik dari segi keamanan, perlindungan dan segi bahaya dari budaya luar melalui hp dan sebagainya. “Mudah-mudahan dengan adat ini, bisa kita imbangi paham-paham tidak baik dari luar untuk menatap masa depan yang lebih baik. Dan tidak kalah pentingnya masalah narkoba, dimana ibu-ibu menteri datang kesini memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan kita tentunya menjadi tersepona, sebab itu tentunya adat menjadi yang terdepan ditengah masyarakat di kelurahan bisa memainkan perannya, bisa memberikan informasi di kelurahan mengenai bahaya-bahaya yang berkaitan dengan narkoba, paham radikal, komunis dan lainnya,” paparnya.
Kemudian tidak kalah pentingnya, saat ini Kota Bengkulu akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada, adat tentunya diharapkan memainkan perannya agar dapat menjadi pelindung dan penerang agar masyarakat jangan terkotak-kotak atau terpecah-pecah. “Sehingga masyarakat kita bisa melaksanakan demokrasi yang sebaik-baiknya, aman damai, dan terpilih pemimpin yang bisa mengayomi adat, menghormati adat, juga menjunjung tinggi adat kita sebagai kekuatan memperkokoh nilai-nilai kebangsaaan,” pungkasnya.
Dalam dialog kebangsaan Bang Ken nampak dihadiri oleh Ketua BMA Kota Bengkulu, Drs H. S Effendi MS, kemudian puluhan Ketua Adat dari 67 Kelurahan di Kota Bengkulu, dimana para Ketua adat mendapat sertifikat serta PIN merajut nusantara. Juga diikuti oleh tokoh masyarakat dari TP Sriwijaya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

6 + 2 =