Tipu Umroh , Polda Sikat Tsk Baru dan 2 Mobil

Tipu Umroh , Polda Sikat Tsk Baru dan 2 Mobil

BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Penyidik Reskrimum Polda Bengkulu ungkap fakta baru kasus penipuan oleh travel umroh gadungan. Sebab pasca ditangkap Diretur gadungan Fuad Muktar itu tersangka barupun juga kembali diseret. Yaitu Cendra Lesmana selaku pengontrol tiket pesawat untuk pemberangakatan 45 orang jamaah umroh yang menjadi korban penipuan tersebut.
Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH, M.Hum melalui Direktur reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Pudyo Haryono SH, yang disampaikan Kasubdit Kamneg Polda AKBP Khaerudin mengatakan, terkuaknya fakta baru itu setelah pihaknya meminta keterangan dari Fuad Muktar dan Cendra Lesmana. Pengakuan kedua tersangka itu, bahwa uang yang disetor oleh calon jamaah yang mencapai Miliaran rupiah itu digelapkan oleh tersangka Cendra Lesmana. (BACA JUGA)

https://www.radarbengkuluonline.com/2018/03/05/dirut-travel-umroh-ternyata-kabur-ke-medan/
“Ya, berdasarkan hasil pemeriksaan kita sementara ini uang yang disetorkan 45 orang jamaah itu tidak digunakan oleh Cendra Lesmana untuk membeli tiket. Tetapi uang tersebut digelapkan oleh Cendra Lesmana. Sehingga 45 orang calon jamaah umroh itu batal diberangkatkan, dan Cendra Lesmana sekaran pun sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka,” imbuhnya Sealasa, (6/3).
Dijelaskan, sesuai dengan keterangan Fuad Muktar uang untuk pembelian tiket pesawat itu disetorkan ke Cendra Lesmana senilai Rp 300 juta. Untuk rincinya uang yang sudah diterima FM dari 45 jemaah tersebut dilarikan kemana saja selain pembelian tiket pesawat, hingga sekarang ini masih terus ditelusuri sembari meminta bantuan dari Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengetahui kemana saja uang itu mengalir.
“Aliran dana pasti akan kita telusuri kemana saja, dengan bantuan PPATK,” tambahnya.
Informasi yang didapat RADAR BENGKULU selain mengamankan FM dan CL, polisi juga berhasil mengamankan dua unit mobil, yakni Toyota Avanza yang digunakan sebagai transportasi PT MIW gadungan itu, dan satu unit mobil Honda Civik yang merupakan mobil milik Fuad Muktar.(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

11 − eight =