Pedagang dan Nelayan Trawl Blokir Jalan

Pedagang dan Nelayan Trawl Blokir Jalan

BERBAGI:

 

RBO, BENGKULU – Ratusan massa tergabungan dari nelayan trawl dan pedagang pengolah hasil tangkap alat Trawl turun ke Jalan. Dalam tuntutannya ratusan massa itu menuntut, agar alat tangkap trawl diperbolehkan kembali untuk beroperasi. Sebab semenjak alat tangkap trawl itu tidak diperbolehkan lagi beroperasi di laut Bengkulu, pedagang yang biasa sehari-hari mengolah hasil tangkapan trawl itu merasa kehilangan pekerjaan. (BACA JUGA)

https://www.radarbengkuluonline.com/2018/02/24/nelayan-trawl-bengkulu-sepakat-tak-lagi-gunakan-trawl/

“Kami mau makan apa kalau, pekerjaan sudah tidak ada. Kami hidup dari hasil menjual ikan tri hasil tangkapan alat trawl itu,” teriak salah satu massa dalam aksi itu Rabu, (7/3) pagi.

Selain dari itu, ratusan massa yang menyampaikan aspirasi itu, mulai sejak pukul 08.00 WIB pagi mereka juga memblokir ruas Jalan Ir Ustandi Sugianto tepatnya di RT 24 RW 02 Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Pemblokiran Jalan itupun ada warga yang naik darah pitam, sehingga salah satu truk yang mau melintasi Jalan tersebut dipukul warga.

“Kami minta pemerintah serius menanggapi masalah ini. Dan jangan hanya berbicara begini-begitu. Jika pihak Pemda Provinsi Bengkulu kadis DKP tidak datang ke sini (TKP aksi red) memberikan solusi warga akan bertindak memblokor Jalan ini lagi,” teriak salah seorang massa itu lagi.(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

9 + one =