Wisuda Diundur 20 Maret, Calon Wisudawan Gembira

Wisuda Diundur 20 Maret, Calon Wisudawan Gembira

BERBAGI:

 

RBO >>  BENGKULU >>    Menindaklanjuti aspirasi para mahasiswa yang keberatan dengan keputusan sebelumnya  mengenai pelaksanaan wisuda angkatan ke X yang dilaksanakan  di auditorium IAIN Bengkulu  dengan 2 shift, maka panitia wisuda mengadakan rapat  Kamis (08/02). Hasilnya, wisuda dimundurkan menjadi hari Selasa, 20 Maret 2018 dengan lokasi prosesi wisuda di Gedung Gunung Bungkuk (STQ) Bengkulu, dan keputusan ini sudah mutlak tidak ada perubahan lagi.

      “Sebelumnya itu perkiraan calon wisudawan berkisar sekitar kurang lebih 400 orang. Jadi pelaksanaan dilaksanakan di auditorium dan dilaksanakan 2 shift,” ungkap Kasubbag  Humas, Dokumentasi, dan Publikasi  IAIN Bengkulu,  Sri Ikhsan, M.Pd. I kemarin.

      Mahasiswa para calan wisudawan menyampaikan aspirasinya bahwa mereka berhak diwisuda selayak mungkin. Mereka banyak yang keberatan jikalau dilaksanakan dua shift, yaitu pagi dan siang. Jika dilaksanakan 2 shift, setidaknya dilaksanakan beda hari. Jadi, sama-sama dipagi hari.

       Dengan banyaknya aspirasi dari para mahasiswa, maka pihak pimpinan dan panitia wisuda angkatan X rapat kembali, dan menghasilkan wisuda diundur. Mahasiswa pun  senang dengan keputusan yang bijak dari pihak pimpinan dan panitia Wisuda.

      Keputusan sebelumnya, lanjutnya, memang banyak mengecewakan dikalangan mahasiswa para calon wisudawan. Ditambah lagi prosesi wisuda yang dilaksanakan dengan 2 shift.  Sehingga banyak mahasiswa yang kecewa akan keputusan ini. Dengan alasan, jika dilaksanakan menggunakan lokasi Auditorium IAIN Bengkulu dan terbagi 2 shift itu tidak akan efektif. Baik dari  pihak tamu, terkhususnya keluarga terlalu menunggu lama. Namun keputusan sebelumnya sudah melalui beberapa pertimbangan  dan diputuskan dari berbagai pihak, salah satu alasan dilaksanakan wisuda di auditorium dan menggunakan 2 shift karena gedung yang biasanya digunakan prosesi wisuda IAIN Bengkulu 1 bulan ini untuk hari libur sudah penuh dibooking. Dan jika wisuda dilaksanakan di waktu perkuliahan, maka hal itu tidaklah etis.

 “Sedangkan pendaftar wisuda saat ini yang sudah terimput  kurang lebih berjumlah 500 peserta dan itu  ada peluang bahwa jumlah wisudawan akan bertambah. Karena, ada beberapa mahasiswa kesalahan untuk sistem penginputan saat mendaftar. Padahal  sudah tamat, sudah  selesai kontribusi dan lain-lain. Hal semacam ini saat rapat dimaklumi oleh pihak panitia dan belum tau berapa jumlahnya, itu akan diputuskan besok jam 15.00 WIB.” tutupnya  saat diwawancarai  di ruang kerjanya, Kamis (08/03) . (mg3)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three × five =