Aksi Rafflesia Menuju Bengkulu Bebas Stunting 2030

Aksi Rafflesia Menuju Bengkulu Bebas Stunting 2030

BERBAGI:

Menkes Puji Dinkes Prov Bengkulu

RBO, BENGKULU – Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mengikuti Pameran Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2018 bertempat di Indonesia Convention Exhibition, Tanggerang Banten. Pameran tersebut  diikuti oleh 34 provinsi dan seluruh Direktorat yang ada di Kementerian Kesehatan RI digelar  tanggal 6 -7 Maret   2018. Adapun tema yang diangkat pada Rakerkesnas 2018 adalah Sinergisme Pusat dan Daerah dalam Mewujudkan Universal Health Coverage melalui Percepatan Eliminasi Tuberculosis, Penurunan Stunting, dan Peningkatan Cakupan serta Mutu Imunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, M.Kes,M.Si melalui Kabid Kesmas Nelly Alesa. M.Si mengatakan, pada pameran Rakerkesnas 2018 ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menfokuskan  pada tema Penurunan Stunting melalui “AKSI RAFFLESIA MENUJU BENGKULU BEBAS STUNTING 2018”dengan langkah-langkah sebagai perpanjangan huruf RAFFLESIA yaitu:

1. Remaja putri,Wanita Usia Subur dan Ibu Hamil diberikan Tablet Tambah Darah,

2. Anak diberikan ASI Eksklusif, Imunisasi Vitamin A, Obat Cacing  dan Stimulasi Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang,

3. Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar  yang siaga dan mampu mengatasi masalah gizi,

4. Fokus  pada Seribu Hari Pertama Kehidupan melalui Pendekatan Keluarga yang terintegrasi,

5. Lakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat pada setiap siklus kehidupan,

6. Edukasi  gizi keluarga melalui Pemberdayaan Kearifan Lokaldan yang ke

7. Surveilans Gizi  dilakukan secara aktif di Posyandu,

8. Intervensi segera kasus Ibu Hamil KEK, Gizi Kurang dan Gizi Buruk  yang komprehensif,

9. Akses air bersih dan sanitasi lingkungan yang tersedia dan memenuhi syarat  kesehatan.

Pameran Rakerkesnas 2018 ini dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, didampingi para pejabat tinggi madya Kementerian Kesehatan yang dilanjutkan dengan berkeliling mengunjungi seluruh stand yang ada, termasuk Stand Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Saat mengunjungi Stand Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Menteri Kesehatan memberikaan apresiasi yang tinggi atas inovasi Provinsi Bengkulu dalam menciptakan program spesifik daerah dalam rangka penurunan angka stunting menuju Bengkulu bebas stunting 2030.(ae2/rls)

1 KOMENTAR

  1. Bagaimana dg pendataan terkait kasus tersebut saat ini? Berapa banyak prevalensi dan insidensi TB saat ini? Berapa banyak cakupan imunisasi di kab/kota dan provinsi, berapa prevalensi anak dg stunting di PROV Bengkulu? Saat ini data tersebut bisakah kita peroleh untuk menilai adanya peningkatan kinerja dinas kesehatan kedepannya?

LEAVE A REPLY

4 × 1 =