Kejari Warning Penerima Dana BK

Kejari Warning Penerima Dana BK

BERBAGI:

RBO,BENGKULU – Penerima Dana tunjangan Beban Kerja (BK) Januari hingga Juli 2015 yang dikucurkan DPPKAD Kota Bengkulu tahun 2015 lalu diimbau Penyidik Kejari Bengkulu, agar segera dikembalikan. Sebab pembayaran dana BK itu diduga menyalahi aturan Peraturan Wali Kota (Perwal). Dan dana BK yang sudah dibayar tersebut termasuk ke audit penghitungan kerugian negara.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, I Made Sudarmawan SH, MH melalui Kasi Pidsus Oktalian SH mengungkapkan, sejauh ini baik itu tenaga honorer maupun selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menerima dana BK itu baru sebagian yang mengembalikan. Untuk itu, dirinya mengimbau kepada semua orang yang menerima tunjangan dana BK itu agar segera dikembalikan. Sebelum perkara ini dilakukan audiut kerugian negaranya.(BACA JUGA)

https://www.radarbengkuluonline.com/2018/03/06/10-saksi-kasus-rp-500-juta-kembali-diperiksa/
“Ya, sebelum kita melakukan audit kerugian negara dalam perkara ini. Kepada kawan-kawan yang sudah menerima tunjangan dana BK itu, memang sudah ada yang mengembalikan. Tetapi masih banyak yang belum mengembalikan, kita harap untuk secepatnya mengembalikan,” ucapnya Senin,(12/3).
Dijelaskan, untuk perkara dugaan penyelewengan dana BK Rp 500 Juta pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Bengkulu tahun 2015, yang sekarang sudah berubah menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah itu, sejauh ini pihaknya sudah memanggil sekitar 58 orang saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus ini. Selain dari 58 orang itu, pihaknya juga sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa orang di instansi lainnya yang dianggap mengetahui kasus ini.
“Diantaranya yang sudah kita panggil, seperti Bagian Hukum Pemkot Bengkulu, dan Asisten I Pemkot Bengkulu juga sudah dimintai keterangan, terkait dengan kasus tersebut,” imbuhnya.
Hasil dari pemeriksaan beberapa orang saksi itu, diakuinya memang belum dilakukan ekspos. Sebab pihaknya masih berencana melakukan pemeriksaan 2 orang saksi lagi yang juga dianggap mengetahui perkara ini.
“Rencana kedepannya memang ada pemanggilan saksi lagi. Nantikan hasil pemeriksaan sementara ini kita ekspos dulu, kalau memang sudah cukup untuk mengungkap perkara ini ya tidak ada lagi pemeriksaan saksi,” demikian ucapnya.(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

9 − 3 =