Kota Bengkulu Sudah Tua , Masalah Masih Banyak Dihadapi

Kota Bengkulu Sudah Tua , Masalah Masih Banyak Dihadapi

Putra/RBI Pimpinan DPRD Kota Bengkulu foto bersama penjabat Walikota, pejabat Kota, para tamu dan undangan lainnya saat paripurna HUT Kota ke 299 kemarin
BERBAGI:

 

PAN Interupsi, Ini Respon F-Golkar

RBO >> BENGKULU >>  Rapat paripurna HUT Kota ke 299 diwarnai aksi interupsi dari Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan, SH, MH. Sontak saja interupsi tersebut mencuri perhatian semua tamu undangan yang hadir. Dalam interupsinya, Kusmito mengkritisi beberapa hal. Antara lain soal soal jalan provinsi yang ada di Kota Bengkulu, soal pemindahan Kas daerah ke Bank Bengkulu dan belum dilantiknya 50 ASN.

      “Saya sengaja sampaikan fakta tersebut di hadapan forum, jangan sampai momen HUT Kota ini semua merasa sempurna dan lengah. Bahwa faktanya ada jalan provinsi yang rusak parah. Jalan itu setiap harinya dilalui ratusan pengendara yang rata- rata warga Kota Bengkulu. Jangan sampai pula menunggu ada yang meninggal dunia barulah pemerintah provinsi mau memperbaikinya,” tegas Kusmito.

      Lalu mengenai pemindahan Kas daerah ke Bank Bengkulu, lanjutnya, Dia menyayangkan pejabat walikota malah sibuk mengurusi hal itu. Padahal menurut Dia masih banyak urusan yang lebih penting yang harus dilakukan.

      “Salah satunya prosesi pilwakot, itu pesta besar yang dalam waktu dekat akan berlangsung di Kota Bengkulu. Kok malah sibuk urusi pindahan kas. Bahkan yang saya dengar sudah MoU. Lalu kami mempertanyakan kenapa belum dilantik juga yang 52 pejabat dimutasi tempo lalu. Lalu kami dengar malah pejabat walikota ini mau gelar mutasi. Pesan saya jangan seperti itu,” tutup Dia.

      Fraksi Golkar Sandy Bernando ST usai paripurna itu mengatakan, aksi interupsi yang disampaikan Kusmito itu, sejatinya dia sependapat fungsi dewan adalah pengawasan dan menyampaikan keluhan masyarakat. Termasuk soal jalan provinsi yang rusak di Kota Bengkulu.

      “Namun harusnya kita menyadari pula bahwa momen paripurna HUT kota tak harus diinterupsi dengan hal hal yang sebenarnya bisa dibahas dimomen- momen lain. Sebab fakta lainnya, di Kota Bengkulu juga masih banyak jalan yang rusak, kalau kita mau fair kita sampaikan juga di momen itu,” sampai Dia.

      Sandy meyakini dan percaya bahwa pemerintah provinsi sudah mengagendakan perbaikan jalan di tahun 2018 ini, dan Dia berharap pula jalan Samsul Bahrun dan jembatan jalan Kalimantan dapat bagian perbaikan.

      “Ada hal hal yang bisa dibahas dan dibicarakan dimomen tertentu. Dan saya kira soal jalan provinsi yang rusak itu kan sudah kita sidak dan sudah dilaporkan ke Pemkot. Tunggulah. Bisa jadi pemkot sudah koordinasi ke Pemrov menyampaikan temuan itu. Kenapa harus momen paripurna HUT kota disampaikan lagi,” kritisnya.

      Sandy melanjutkan bahwa ada persoalan yang juga tidak kalah urgen dari jalan provinsi yang rusak. Yakni soal penanganan banjir. Sejak walikota sebelumnya, persoalan banjir di Kota Bengkulu belum teratasi. Dia sangat sependapat jika Fraksi PAN bersemangat pula mengkritisi dan mencarikan solusi tentang hal ini.

      “Jangan menunggu banjir, barulah kita berkomentar soal banjir. Sekarang iya tidak hujan, tapi nanti hujan deras tiba dan banjir melanda, siapa yang bisa atasi? Disini saya simpulkan bahwa masih banyak persoalan di Kota ini yang harus dituntaskan. Fokuslah,” tegas Dia. (lay)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

one × 1 =