Kelurahan Kandang Bersama ESD AZA

Kelurahan Kandang Bersama ESD AZA

BERBAGI
DOK/RBO Erna Sari Dewi - Zarkasi calon Walikota yang siap memajukan Kota Bengkulu ke depan
BERBAGI:

RBO,BENGKULU – Warga Kelurahan Kandang, khususnya RT 1 dan RT 2 kemarin malam bersama paslon nomor urut 2, Hj Erna Sari Dewi (ESD) dan H Ahmad Zarkasi (Aza). Warga Nampak sangat antusias mendengarkan deklarasi dari paslon nomor urut Dua yang berkomitmen membangun Kota ini tanpa korupsi. Warga juga sangat mendukung paslon ini agar membawa perubahan yang lebih baik dari saat ini. Termasuk soal program RT Mandiri yang akan menggulirkan dana setiap RT kisaran Rp 100 sampai Rp 300 juta.
“Alhamdulilah warga sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir. Warga juga menyimak dengan baik sampaian dari paslon nomor 2. Saya yakin dan percaya warga Kelurahan Kandang, khususnya RT 1 dan RT 2 sudah sangat cerdas menilai, mana pemimpin yang layak didukung dan mana yang hanya retorika saja. Insya Allah warga disini akan memilih paslon 2 dan siap mengawal agar anggaran RT mandiri berjalan dengan lancar. Kami optimis paslon nomor 2 akan membawa kebaikan yang merata untuk Kota Bengkulu,” sampai tim pemenangannya, Rena Anggraini. (Klik JUGA YA)

https://www.radarbengkuluonline.com/2018/03/14/tiap-rt-dapat-300-juta-ini-bukan-hayalan-loh/

Sementara itu salah seorang warga menyampaikan harapannya jika paslon nomor 2 benar- benar menang nantinya agar tidak melupakan janji. Lalu bantuan RT Mandiri dapat diberikan secara merata dan berkesinambungan. “Kalau disimak tadi, saya yakin ibu ESD dan pak Aza ini komitmen orangnya. Mereka siap mundur jika programnya tak berjalan. Saya suka, kita butuh pemimpin baru,” sampai warga.
Terpisah Hj Erna Sari Dewi SE menyampaikan soal payung hukum program RT Mandiri nanti akan dibuat Perda. Dia meminta warga tidak usah khawatir. Sebab Perda itu nanti akan disetuji anggota dewan. Sebab program itu untuk rakyat. Tidak ada alasan bagi anggota dewan untuk tidak menyetujui program tersebut. “Saya sudah tegaskan bahwa jika saya terpilih, kemudian tidak merealisasikan janji tersebut dalam dua tahun kepemimpinan, maka saya siap mundur dari amanah yang diberikan,” tutup Hj Erna. (lay)