Relawan AMPM Deklarasikan Capres Muda

Relawan AMPM Deklarasikan Capres Muda

BERBAGI
Iwan/RBO: Relawan AMPM Bengkulu foto bersama saat deklarasi, Jumat (30/3).
BERBAGI:

Heri Budianto: Berpotensi Ciptakan Poros Ketiga

RBO, BENGKULU – Rombongan Relawan Anis Mata Pemimpin Muda (AMPM) Bengkulu mendeklarasikan Anis Mata sebagai kandidat Calon Presiden (Capres) yang akan dimajukan dalam Pilpres tahun depan. Hal ini seperti disampaikan oleh Ketua Koordinator Relawan AMPM Khairur Roziqin.

“Hari ini kita melaksanakan diskusi publik bersama pengamat politik nasional dari PolCOMM Institute, Dr Heri Budianto. Kemudian kami juga melaksanakan deklarasi relawan AMPM Provinsi Bengkulu. Dimana kami ingin agar Anis Mata sebagai sosok pemimpin muda dapat maju menjadi Capres, ” ungkap Khairur Roziqin, Jumat (30/3).

Dijelaskan oleh Khairur, Alasan mereka mendukung Anis Mata karena mantan Presiden atau Ketum PKS tersebut merupakan sosok potensial pemimpin muda yang diharapkan mampu memimpin bangsa Indonesia kedepannya.

“Saat ini, kami relawan AMPM sudah terbentuk di seluruh kabupaten/kota Se Provinsi Bengkulu. Dan kami baru bergerak dalam satu bulan terakhir. Kalau hasil survei saat ini mengatakan Anis Mata masih di posisi 2 persen. Itu tidak mengapa. Namun dengan gerakan kami para relawan yang akan mensosialisasikan beliau, maka kedepan kami yakin popularitas dan elektabilitasnya akan naik. Minimal tiga persen satu bulan kedepan. Saat ini Anis Mata salah satu dari sembilan kandidat Capres dan Cawapres yang disiapkan oleh PKS, ” terangnya.

Sementara itu, dari pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif PolCOMM Institute, Dr Heri Budianto M. Si mengatakan saat ini berdasarkan hasil survei PolCOMM sudah masuk radar 10 besar kandidat Capres Indonesia.

“Seperti yang saya sampaikan tadi, dalam politik ini tidak ada yang tidak mungkin. Tapi tetap harus realistis. Kalau kemudian Anis Mata ingin maju menjadi Capres, maka ada dua pekerjaan politik yang harus dia lakukan. Pertama dia harus turun bergerak kebawah membangun opini publik. Agar apa? Agar siapapun yang melakukan survei nanti, nama Anis Mata akan masuk. Untuk yang kedua menarik pimpinan Partai Politik. Karena apa? Karena regulasi kita saat ini untuk maju dalam Pilpres melalui Partai Politik, ” ujar Herbud panggilannya.

Kemudian, sosok Anis Mata sebagai seorang pemimpin muda dia berpotensi menciptakan poros ketiga selain Jokowi dan Prabowo. “Dari sekian tokoh PKS. Dimana ada sembilan tokoh yang dipersiapkan. Nama Anis Mata yang paling masif dan berdasarkan hasil survei yang kami lakukan baru saja rilis tanggal 25 Maret lalu, Anis Mata masuk dalam 10 besar. Dia menempati peringkat kedelapan dalam radar Capres elektabilitasnya, walaupun jika dibandingkan Prabowo dan Jokowi masih sangat jauh elektabilitasnya. Tapi dibandingkan dengan kader PKS yang lainnya, termasuk Sohibul Imam Presiden PKS saat ini, Anis Mata masih lebih unggul. Dan dia berpeluang secara internal PKS untuk diusung oleh PKS. Kalau kenapa dia tidak mendeklarasikan sebagai Cawapres, inilah yang saya katakan tadi. Dalam politik itu tidak ada yang tidak mungkin, yang pertama kini berjuang dulu maksimal untuk jadi Capres kalau nanti memang tidak terpenuhi politik ini realistis bisa menjadi Cawapres, ” pungkas Herbud panggilan akrab Heri Budianto. (idn)