KNPI Febri Cs Sambangi Ketua DPR RI

Featured Pemda Provinsi Politik

RBO, BENGKULU – Ketua DPD KNPI Provinsi Bengkulu Febri Yurdiman bersama ketua DPD KNPI di wilayah Sumatera di undang ke Jakarta oleh Ketua Umum DPP KNPI Fahd Alfouz Arrafiq untuk bersilaturahim dengan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di gedung DPR MPR Senayan Jakarta, Kamis siang 5 April 2018.

Pertemuan berlangsung hangat dan akrab, selain menjadi ajang temu kangen senior junior, pertemuan ini juga mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan proses berbangsa dan bernegara, serta membahas berbagai dinamika pembangunan dunia kepemudaan nasional dan daerah. Khususnya di lingkup KNPI.

Ketua harian Muhammad Akbar mengatakan bahwa silaturahim DPP KNPI ke Pimpinan Parlemen merupakan perwujudan dari keinginan untuk mempererat tali silaturahim lintas generasi KNPI dan memperkokoh konektifitas stakeholder kepemudaan nasional. “Kebetulan Bambang Soesatyo yang kini menjadi Ketua DPR RI adalah mantan Ketua DPP KNPI di era Idrus Marham 2002-2005,” ungkap Akbar, kemarin.

Selain itu akbar menyampaikan rencana hajatan besar KNPI beberapa bulan ke depan. Seperti Rakorwil, rapat pimpinan paripurna, lawatan ke general assembly oic youth di Baku Azerbaijan dan kongres KNPI 28 Oktober 2018 mendatang.

Kepada Ketua DPR RI, Sekjend DPP KNPI Ilyas juga menyampaikan keleidoskop berbagai kegiatan dan program KNPI selama dua tahun terakhir pasca Kongres luar biasa 2015 lalu di Jakarta. KNPI di bawah kepemimpinan Ketum Fahd telah begitu banyak terlibat dalam kegiatan kepemudaan di level lokal, nasional dan internasional. Baik sebagai peserta ataupun sebagai penyelenggara. Diantaranya bulan February 2018 lalu DPP KNPI juga turut hadir dalam Sidang Pemuda Dunia di Markas PBB di New York Amerika Serikat yang dihadiri oleh delegasi dari 123 negara , setelah sebelumnya menghadiri Konferensi Pemuda Islam untuk Al Aqsha di Palestina bersama pemimpin pemuda dari 57 negara anggota OKI.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyambut hangat kunjungan silaturahim para tokoh pemuda KNPI, dan sangat responsif terhadap apa yang menjadi kegelisahan kaum muda. Termasuk pandangannya mengenai kongres bersama KNPI sangat menyejukkan dan sangat mengayomi.

Ketua DPR menegaskan bahwa persatuan pemuda itu yang utama dan di atas segalanya. Wacana kongres bersama KNPI di bulan Oktober mendatang sangat didukung pimpinan parlemen RI ini. Beliau berjanji akan melakukan pertemuan- pertemuan penjajakan awal antar pimpinan KNPI dan OKP, termasuk akan meminta Menpora RI Imam Nahrawi untuk terlibat aktif dalam mewujudkan kongres bersama. Beliau juga berjanji, jika proses islah ini berjalan lancar ketua DPR akan membawa para pimpinan pemuda untuk bertemu dengan Presiden Jokowi agar RI 1 ini dapat membuka ceremony kongres Oktober mendatang.

Sementara itu Ketua DPD KNPI Bengkulu Febri Yurdiman yang berkesempatan hadir turut melaporkan update dinamika kepemudaan yang kini tengah menggeliat di Provinsi Bengkulu. Febri menegaskan, implementasi program kepemudaan di Bengkulu akan berjalan lancar jika ada sinergy antar semua stake holder. Termasuk kemitraan dengan pemerintah lokal yang harus terus di jaga eksistensinya. “Seperti kita di Bengkulu, insya Allah jika hubungan dengan stake holder pemerintah daerah berjalan baik dan bersinergi, maka organisasi kepemudaan KNPI dapat menunjukkan eksistensinya, ” kata Febri.

Setelah bertemu dengan ketua DPR RI, selanjutnya DPP KNPI ber silaturahim dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di gedung yang sama.

Sementara itu, dari kubu KNPI Provinsi Bengkulu versi pimpinan Ketua DPD Batara Yudha PW S. Sos dia telah membuat pernyataan bahwa organisasi kepemudaan mirip KNPI bukan yang diakui oleh pemerintah. “Kami adalah pengurus KNPI yang sah di mata hukum. Karena pengurus KNPI hasil kongres Papua yang memiliki SK MenkumHAM, ” kata Batara Yudha.

Sebelumnya diketahui dualisme KNPI sempat difasilitasi oleh Plt Gubernur untuk sepakat islah. Akan tetapi kendati telah difasilitasi Plt Gubernur, ternyata rombongan pemuda bersama OKP kubu Febri tetap melaksanakan Musda DPD KNPI Bengkulu tanggal 2 April di Nala Hotel, dan tanpa melibatkan OKP serta pengurus KNPI pimpinan Batara Yudha. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *