324 Pensiun, 2.047 PNS Naik Pangkat, Rohidin: Pensiun, Jangan Mati Gaya

324 Pensiun, 2.047 PNS Naik Pangkat, Rohidin: Pensiun, Jangan Mati Gaya

Agus/RBO: Gub Rohidin dan ASN dilingkungan Pemprov
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Tercatat, sebanyak 2.047 PNS di Provinsi Bengkulu bulan April 2018 ini naik pangkat. Sedangkan 324 pensiun. Namun Plt Gubernur Dr H Rohidin, MMA mengingatkan jangan mati gaya setelah pensiun.

      Mereka yang naik pangkat rinciannya, 1.436 orang merupakan PNS di lingkungan Pemprov Bengkulu. Sedangkan sisanya 611 orang merupakan PNS golongan IV dari kabupaten/kota.

“Untuk di lingkungan Pemprov yang telah lolos dan dicetak SK sebanyak 1.115 SK. Sedangkan sebanyak 321 berkas masih dalam proses perbaikan kelengkapan berkas,” ungkap Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Diah Irianti, kemarin (9/4) saat agenda penyerahan simbolis SK kenaikan pangkat PNS priode April 2018 dan SK pensiun oleh Gubernur, serta penyerahan kartu peserta Taspen, pengarahan bina kewirausahaan  bagi pensiun PNS.

Dijelaskan Diah, untuk PNS kabupaten/kota, dari 611 berkas, tercatat yang telah lolos dan sedang dalam proses cetak SK sebanyak 440 SK.

“Sisanya sebanyak 169 berkas masih dalam proses perbaikan kelengkapan berkas,” jelasnya.

Dijelaskan, lebih lanjut, tahun ini juga ada sebanyak 324 PNS pensiun.

“Periode Januari-April ada 97 orang yang pensiun, sekarang kita pembekalan, kita berencana para PNS yang mendekati pensiun biasanya 2 tahun jelang pensiun untuk diberikan pembekalan. Apakah kewirausahaan, ada kemudahan pinjaman uang dan perumahan untuk para pensiun,” jelasnya.

Sementara itu, Plt.Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang hadir dalam agenda kemarin mengatakan, dengan adanya kenaikan pangkat PNS diharapkan bisa menjadi motivasi PNS dalam bekerja dilingkup OPD masing-masing.

“ASN itu penggerak utama birokrasi yang memiliki 3 fungsi, seperti fungsi pelayanan, fungsi pembangunan, fungsi menghasilkan dan mengawal regulasi. Kalau ketiga fungsi berjalan dengan baik maka pembangunan akan berjalan dengan baik, makanya fahami betul fungsi kita itu,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga berpesan kepada para PNS yang memasuki usia pensiun agar dapat terus produktif pasca pensiun sesuai dengan minat masing-masing.

“SK Pensiun ini SK mahal, kalau menurut saya ini susah mendapatkannya, rata-rata 30-35 tahun kerja, kalau naik pangkat minimal 4 tahun. Jadi syukuri dan terima dengan nyaman, dapat SK pensiun bukan berarti berhenti bekerja, tapi untuk peran baru, pekerjaan yang baru yang lebih bermakna sesuai dengan usia,” jelasnya.

“Masih banyak peran yang bisa diambil sesuai dengan kesesuaian, dengan adanya pelatihan kewirausahaan dari PT.Taspen ini, kita bisa berlatih kewirausahaan tergantung skill yang kita punya. Jadi pensiun jangan diartikan bermalas-malasan, bengong di rumah. Kalau kata orang sekarang itu jangan sampai mati gaya lah,” pungkasnya. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × two =