Dishub Provinsi Tertibkan Truk Over Kapasitas, 6 Ditahan

Dishub Provinsi Tertibkan Truk Over Kapasitas, 6 Ditahan

ADIT/RBO Pemeriksaan kelengkapan kendaraan oleh Polisi dan Dishub dengan seksama
BERBAGI:

 

RBO <<  BENGKULU >>  Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu dan Ditlantas Polda Bengkulu menggelar razia kemarin. Tujuannya,  penertiban kendaraan angkutan barang yang melebihi tonase. Puluhan truk diperiksa kelengkapan surat dan ditimbang muatannya.

Alhasil dari razia tersebut, ada lima truk dan 1 mobil pick up diamankan alias ditahan oleh Polantas Polda Bengkulu.

      Hasil pantauan di lapangan, penertiban, pengawasan yang dilakukan oleh Dishub dan Ditlantas Polda terdapat beberapa kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat menyurat lengkap. Rata-rata semua kendaraan angkutan yang lewat masih melebihi kapasitas daya angkut.

      “Yang melebihi tonase, tidak lengkap surat kendaraannya bersama Polantas kita tilang,” kata Kabid LLAJ Dishub H. Sormin saat pimpin razia di jembatan timbang Air Sebakul Kota Bengkulu kemarin siang (12/4).

      Razia ini dilakukan sebagai upaya penertiban dan pengawasan terhadap angkutan truk. Jangan sampai ada lagi truk lewat dengan bermuatan over kapasitas. Kemudian, sebagai upaya untuk memperpanjang usia jalan raya dan keselamatan berlalulintas.

      “Saya imbau dan sekaligus berharap kepada  pengusaha batu bara, sawit itu menyediakan jembatan timbang. Jadi, ketika kendaraannya sebelum keluar untuk jalan, muatannya tak melebihi daya angkutnya. Jadi ada peringatan dini disana.  Ini yang terjadi sekarang semua kendaraan angkut rata-rata over kapasitas. Yang kapasitasnya 8 ton, dimuat jadi 9,5 ton. Bahkan 10 ton lebih. Dan kita akan lakukan penimbangan waktu tertentu yang sudah kita jadwalkan,” katanya.

      Sementara itu, Kanit PJR Polda Bengkulu, Iptu Rismanudin mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam razia tersebut untuk menindak pengemudi yang tidak membawa surat-surat kendaraan lengkap. Seperti SIM dan STNK kendaraan.

      “Ada 29 surat tilang yang kita keluarkan. Diantaranya karena tidak ada SIM, tidak ada STNK. Dan enam kendaraan ditahan dengan rincian, lima truk, satu pick up. Untuk truk ini belum miliki kelengkapan kendaraan, mati pajak, habis masa berlaku surat kendaraan,” ujarnya. (ae2)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five × 5 =