Kades Takut Gunakan Dana Desa?

Kades Takut Gunakan Dana Desa?

Ketua-DPW-Garnita-Bengkulu-Anarulita-Muktar
BERBAGI:

Anarulita : Pemda Harus Ikut Berperan

RBO, BENGKULU – Banyaknya  Kepala Desa dan perangkat dalam wilayah Provinsi Bengkulu terkesan takut dalam merealisasikan Dana Desa (DD) rupanya sudah sampai ke telinga anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, dr. Anarulita Muchtar. Menurut Anarulita yang tergabung dalam Komisi XI ini, pemerintah  tingkat Provinsi ataupun Kabupaten harus turut berperan dalam masalah ini.

“Karena dampak dari ketakutan itu, Kades dan perangkatnya menjadi takut merealisasikan DD yang dikucurkan pemerintah pusat. Padahal DD bertujuan  agar pembangunan ditingkatan desa itu bisa cepat dilakukan, yang tentu saja juga diharapkan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di suatu desa,” ungkap Anarulita, kemarin (16/4).

      Tentu saja, lanjut Anarulita, jika Kades dan perangkat sampai takut, apa yang diharapkan pemerintah pusat dengan pengucuran DD tidak akan pernah terwujud. “Maka dari itu Pemkab dalam hal ini Kepala Daerah juga harus berperan dan mendorong supaya DD bisa terealisasi. Karena ini juga menyangkut percepatan pembangunan suatu daerah,” katanya.

      Tidak bisa dipungkiri, sambung Anarulita, ketakutan ini muncul salah satu penyebabnya lantaran masih minimnya Sumberdaya Manusia (SDM) ditingkatan desa dalam mengelola DD. “Saya rasa disini pemerintah bisa menunjukkan perannya. Seperti memberikan edukasi supaya SMD pengelola DD benar-benar bisa mengelola DD tersebut,” ujar Politisi Nasdem ini.

      Lebih jauh dikatakanya, jika pemerintah bisa berperan aktif, kemungkinan besar tidak ada lagi desa yang takut mencairkan DD. Kalaupun terdapat masalah, pemerintah juga harus berani memberikan solusi. “Meskipun demikian kita tetap mengingatkan agar pengelola DD dalam mengelola anggaran itu mengikuti aturan dan koridor hukum yang berlaku,” tutupnya.(idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

2 × three =