Mardiyanti Minta Dukcapil Ikut Sukseskan Pilwakot

Mardiyanti Minta Dukcapil Ikut Sukseskan Pilwakot

BERBAGI
BERBAGI:

RBO,BENGKULU – Ketua Komisi satu DPRD Kota Bengkulu, Hj Mardiyanti, SH meminta pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) ikut menyukseskan pemilihan Walikota (Pilwakot) yang digelar Juni 2018. Salah satu yang mesti dibantu Dukcapil yakni memastikan semua warga kota yang punya hak suara dapat salurkan pilihannya pada hari H pencoblosan. Hal itu disampaikan Hj Mardiyanti saat komisi satu DPRD Kota gelar hearing bersama Dukcapil kemarin (17/4).

Hj Mardiyanti SH

“Kami tidak ingin nanti mendengar masih ada masyarakat yang tidak bisa memilih hanya karena tidak miliki EKTP. Untuk itu kami harap Dukcapil dapat ikut sukseskan pilwakot tahun ini,” sampai Dia.

Nampak hadir dalam hearing siang itu, Hamsi, Bahyudin Basrah, Muryadi, Imran Hanafi dan Kadis Dukcapil Sudarto. Pihak komisi satu juga menyinggung soal data KPU yang menyebutkan ada sekira 17 ribu warga kota terancam tak bisa memilih karena belum miliki EKTP.
“Sekarang semua tergantung kepada pihak Dukcapil, bagaimana caranya mensiasati persoalan itu. Jelasnya kami sudah ingatkan jauh jauh hari,dan agenda pilwakot ini sejatinya sudah disampaikan sejak tahun 2017,” sambung Hamsi.
Terkait hal itu, Kadis Dukcapil Sudarto menjelaskan bahwa pihaknya sejak awal bulan telah mensiasati dan mencarikan solusi terkait hal itu. Dikatakan Dia bahwa banyaknya warga yang belum kantongi EKTP juga disebabkan karena hilangnya data rekaman tahun 2017.
“Ada banyak data rekaman catatan penduduk yang tidak nyaut atau tidak terbaca diserver. Terutama yang merekam dimasing-masing kecamatan tahun- tahun sebelum 2018. Tapi persoalan itu sejatinya sudah kami sosialisasikan dan sudah banyak juga yang diselesaikan,” sampai Sudarto.
Penyebab lainnya yakni masih ada warga kota yang bersikeras ganti EKTP lama yang masih cantumkan batas akhir. Padahal lanjut Sudarto, pihaknya sudah jelaskan EKTP itu tetap berlaku dan diakui keabsahannya.
“Dalam konteks pilwakot ini, kami sudah terapkan kerja lembur. Jadi masyarakat silakan datang saja ke kantor dan tentu kami harap dapat antre dan sabar. Sebab SDM kita juga butuh istirahat dan terbatas. Saat ini sehari kami sudah bisa terbitkan 200 ktp,” sambung Dia.
Terakhir, ketika pada hari H pencoblosan ternyata ada warga yang sudah pas berusia 17 tahun,maka Dukcapil imbau agar segera mendatangi mereka untuk ambil surat keterangan resmi sementara. Surat itu bisa dipergunakan untuk pemilihan walikota.(lay).