Merata APK Paslon Disemua Kecamatan Rusak

Merata APK Paslon Disemua Kecamatan Rusak

Iwan/RBO: Ketua Panwaslih Kota Bengkulu, Rayendra Pirasad S.HI
BERBAGI:

Rayendra : Kewajiban Kandidat Paslon Menjaganya

RBO, BENGKULU – Dari tahap masa kampanye Pilkada serentak yang akan berakhir pada tanggal 23 Juni mendatang, namun Alat Peraga Kampanye (APK) empat kandidat Paslon 50 persen rusak. Hal ini seperti disampaikan oleh pihak Panwaslih Kota Bengkulu. “KPU sudah melakukan serah terima terhadap APK. Mulai dari Baliho, Spanduk dan umbul-umbul. Setelah serah terima, sesuai PKPU, maka itu menjadi tanggungjawab Paslon memelihara dan menjaga APK tersebut. Dan mereka dapat mengganti apabila terjadi kerusakan. Dari pantauan kami, hampir merata APK Paslon itu disemua kecamatan ada yang rusak. Kalau kita estimasi sekitar 40-50 persen APK dalam kondisi rusak,” ungkap Ketua Panwaslih Kota Bengkulu, Rayendra Pirasad S.HI, saat ditemui, Senin (16/4).

      Untuk APK yang rusak, sebenarnya beber Rayendra, pihaknya telah memberikan imbauan. “Kami, Panwas beserta jajaran, ketika menemukan APK yang rusak segera menindaklanjuti dalam bentuk imbauan kepada Paslon agar mengganti APK yang rusak tersebut. Dan ada beberapa APK yang juga kami jadikan temuan. Jadi begini, kewajiban mereka (Paslon) itu kan sesuai yang ada dalam norma PKPU menjaga, memelihara kalau ada yang rusak, maka serta merta mereka yang memperbaiki. Dengan kondisi APK yang rusak dan tidak diperbaiki, disini kami tidak menilai siapa yang untung dan siapa yang rugi. Yang jelas kami menjalankan tugas sebagai pengawas dan menindaklanjuti jika ada temuan,” bebernya.

      Dan jika kandidat Paslon merasa berkepentingan dengan adanya APK yang telah difasilitasi oleh negara, seharusnya mereka segera memperbaiki jika rusak. “Kita sangat menyayangkan dan mengharapkan para kandidat maupun tim sukses Paslon bisa memperbaiki APK agar manfaatnya bisa dirasakan terus menerus oleh Paslon dengan adanya APK itu,” kata Rayendra.

      Adapun untuk APK yang terindikasi sengaja dirusak mulai dari dicoret dan disilet, pihaknya juga sudah mengimbau ke Paslon agar diganti. “Tapi memang gak ada sanksi untuk memperbaiki APK yang rusak. Dan jika kandidat merasa tidak maksimal sosialisasi dengan kondisi APK yang rusak, maka ya itu tadi sebaiknya mereka perbaiki sendiri,” pungkasnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

nineteen − 5 =