Pengantin Baru Ikut Keracunan Acara Hajatan

Pengantin Baru Ikut Keracunan Acara Hajatan

BERBAGI:

Kapolda Turun ke Lokasi

BENGKULU – Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH, M. Hum Selasa, (17/4) sambangi rumah Ibu Nurlela tuan rumah atau yang mengadakan acara resepsi pernikahan Minggu 15 April 2018 lalu, yang diduga membuat ratusan warga keracunan tersebut. Dalam kunjungannya itu, Dia memastikan akan melakukan proses penyidikan terkait dengan banyaknya korban keracunan makanan ini.
“Sekarang kita sudah berkoordinasi dengan pihak Balai POM untuk melakukan pengecekan terhadap makanan yang membuat warga muntah, pusing dan mencret itu,” ucapnya kemarin.
Dikatakan Kapolda, pihaknya memastikan melakukan proses Penyidikan terkait dengan kejadian ini. Sebab, menurutnya kejadian demikian selama ini tidak pernah terjadi.
“Kalau keterangan dari korban yang mengelami keracunan ini, Rata-rata mereka mengatakan makan cabe hijau yang sudah sedikit rasa asam. Tetapi kita belum bisa menduga apa penyebab pasti yang membuat warga keracunan ini,” kata dia.
Dijelaskan, sejauh ini untuk proses Penyidikan, makanan yang ada saat resepsi pernikahan itu, berupa Soto, Sayur Nangka, Sambal ayam, dan sambal hijau itu sudah diamankan. Untuk proses penyidikan lebih lanjut dan memastikan penyebab warga keracunan ini. Sebab, yang menjadi korban dalam kejadian ini tidak hanya yang usia produktif bahkan masih ada usia anak-anak yang masih berumur belasan.
“Ya, untuk Penyidikan awal beberapa makanan yang diduga penyebab warga keracunan itu, sekarang sudah kita amakan. Nantilah kita lihat apa hasil dari proses Penyidikan kita. Dan kita juga menunggu hasil uji laboratorium pihak BPOM Provinsi Bengkulu dan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Yang jelas kita dari pihak kepolisian akan melakukan prosea penyidikan terkait dengan kejadian ini,” imbuhnyan.
Dilanjutkanya, ketua yang memasak makanan itu juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi. Sisa makanan dan tempat masak berupa kuali juga sudah diamankan.
“Uni Rasani ketua yang memasak makanan itu sudah kita periksa. Dan beberapa barang bukti juga sudah kita amakan di Polres Bengkuku,” demikian tutupnya.
Korban keracunan ini mencapai ratusan. Bahkan pengantin barupun ikut keracunan. Mereka tersebar di beberapa rumah sakit di kota dan bidan praktik. (ide)

 

//Data warga yang dirawat

Rumah Sakit Kota Bengkulu.
1. Indraswar
2. Meri
3. Lina
4. Erison
5. Sania
6. Ermawati
7. Brenda
8. Rosnidar
9. Madion
10. Rachmad Hidayat
11. Anisa
12. Rusindo Ristiani
13. Reni

Warga yang ditangani Bidan Susi Kel. Belakang Pondok

1. Sepi
2. Sri
3. Ayu Gadisa
4. Nurdi
5. Bustami
6. Yeni
7. Selfi
8. Nova
9. Nur
10. Erma
11. Apip
12. Suprapto
13. Rika
14. Ami
15. Hadi
16. Dino
17. Mali
18. Firman
19. Eli
20. Reda
21. Ayudia
22. Widodo
23. Eli
24. Leni
25. Desi
26. Mardion
27. Yesi
28. Anisa
29. Indra Maryadi
30. Lela
31. Adit Medi
32. Sukisno
33. Sukirman
34. Susilawati
35. Ahmad
36. Miswarmi
37. Banjar
38. Sabarudin
39. Ujang
40. Usman
41. Aurel
42. Ides
43. Kajin
44. Ratna
45. Lukman
46. Alina
47. Kundo
48. Reni
49. Reri
50. Irnawati
51. Emi
52. Dendi
53. Ferdian
54. Yola
55. Jar
56. Azan
57. Hasid
58. Al
59. Amir
60. Alfaruq
61. Lia Tarmizi
62. Defi
63. Agam
64. Haufal
65. Bayu
66. Suhela
67. Jayus
68. Dian
69. Ita
70. Pebriansah
71. Helna dewi
72. Revi
73. Sari
74. Fardan
75. Abusmi
76. Asni
77. Fatman Karnal
78. Sudit Tanjung

Rumah Sakit. M. Yunus
Farmelia,

Rumah Sakiy Bhayangkara

1. Diana
2. Zul Nepi
3. Al fandi
4. Eko Yuliandi
5. Ajisman
6. Eva susanti
7. M. Nasir Can

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

12 − 2 =