Tidak Dihargai, PSI Batal Dukung ESD-Aza

Tidak Dihargai, PSI Batal Dukung ESD-Aza

Iwan/RBO: Suasana Kopdarsus  DPD PSI Kota Bengkulu.
BERBAGI:

Ranto: Kami Cabut Dukungan

RBO, BENGKULU – Kalau sebelumnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bengkulu telah menyatakan akan mendukung kandidat Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu dengan nomor urut dua ESD-Aza, namun tiba-tiba partai baru besutan Grace Natalie tersebut menarik sekaligus mencabut dukungan untuk ESD-Aza. “Kami cabut dukungan untuk ESD-Aza, dan dukungan yang pernah kami sampaikan sebelumnya secara resmi dibatalkan,” ungkap Ketua DPD PSI Kota Bengkulu, Ranto Harisandi pada RBI, Senin (16/4).

      Dijelaskan oleh Ketua DPD PSI Kota Bengkulu yang masih muda tersebut, alasan pembatalan dukungan, dimana sebelumnya SK dari DPP PSI sudah ada di DPW karena saat diundang menghadiri kegiatan Kopdarsus DPD PSI Kota Bengkulu ESD tidak hadir. “Padahal saat Rakordasus itu, kami sekaligus ingin menyerahkan SK dukungan dari DPP PSI dan untuk kegiatan Kopdarsus ini, sejak jauh-jauh hari sudah kami sampaikan. Kami sejak awal sangat menghargai komunikasi dan komitmen yang baik yang kita bangun, tapi ternyata mereka tidak bisa menghargai itu. Sebab itu, dukungan kami batalkan,” jelasnya.

      Ibarat pohon, PSI lanjut Ranto, yang bermaterikan anak-anak muda, tapi PSI adalah akar. “Meski kecil, kami banyak dan menyatu. Maka dari itu kami mampu menopang besarnya batang dan rindangnya ranting yang ada pada pohon itu. Sebab itu, bagaimana dukungan PSI dalam Pilwakot Bengkulu kedepan, untuk  selanjutnya, kami akan melakukan rapat internal terlebih dahulu sebelum menentukan sikap selanjutnya,” bebernya.

      Sementara itu, dari tim ESD-Aza yang juga Ketua DPW NasDem Provinsi Bengkulu, H. Dedi Ermansyah SE, saat ditanyai soal batalnya dukungan dari PSI, dia mengatakan pada dasarnya PSI hanyalah bagian dari Partai Pendukung dan bukan pengusung ESD-Aza. “Saya rasa ini hanya soal miss komunikasi saja. Dan jika memang ada SK dari DPP yang mau diserahkan saat mereka Kopdarsus, kami juga belum diberitahu soal itu,” ujar Dedi Black panggilan topnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

15 − eleven =