5 Alasan Sultan Kembali Mencalon DPD RI

Featured Nasional Pemda Provinsi Politik

 

RBO, BENGKULU – Sultan Bachtiar Najamuddin menyebut memiliki lima alasan untuk kembali mencalonkan diri sebagai DPD RI. Dan alasan-alasan tersebut memiliki dampak ke daerah yang sangat kuat.

“Ada lima alasan saya untuk mencalonkan diri kembali sebagai DPD RI,” kata Sultan beberapa waktu lalu saat menyampaikan berkas pencalonan di sekretariat KPU Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu.

Alasan yang pertama, karena memiliki visi dan misi yang sama terhadap pemerintah daerah Bengkulu, dimana sangat ingin melihat Bengkulu maju dan berkembang. “Visi saya sama pak PLT Gub sekarang ini sama, oleh karenanya saya tekadkan diri untuk mencalonkan kembali menjadi DPD RI, agar dapat membantu mendorong memaksimalkan pencapaian visi dan misi Gubernur Bengkulu saat ini,” kata dia.

Lalu alasan yang kedua adalah, sebagai bentuk komitmen dan pengabdian kepada tanah leluhurnya.

“Saya memiliki komitmen yang kuat untuk ikut berperan dalam membangun Bengkulu,” ujar dia.

Sedangkan alasan yang ketiga adalah memaksimalkan jaringan yang dimiliki untuk membangun Bengkulu, apalagi era sekarang ini adalah eranya pembangunan yang berbasiskan keunggulan potensi lokal. “Saya akan memaksimalkan peran itu, agar Bengkulu ini bisa maksimal membangun sehingga dapat melepaskan ketertinggalan yang dirasakan selama ini,” kata dia.

Alasan yang ke empat adalah sebagai putra daerah Bengkulu memiliki tanggung jawab yang besar untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi selama ini. “Saya sebagai putra daerah terpanggil untuk ikut membantu membangun Bengkulu, dan saat ini peluang itu ada, makanya saya akan memanfaatkan peluang tersebut dengan maksimal,” jelas dia.

Sedangkan yang terakhir adalah Provinsi Bengkulu memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dan siap bersaing dengan daerah lainnya, tinggal lagi bagaimana memberikan stimulus kepada potensi yang besar ini untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan daerah.

“Sejak zaman dahulu Bengkulu ini memiliki SDM dan SDA yang  siap bersaing dengan daerah lain, dan sebagai pewaris Bengkulu bertanggung jawab secara moral untuk memaksimalkan potensi tersebut agar para pendahulu menjadi bangga dengan anak cucunya, dan saya bertanggung jawab secara modal dengan pendahulu saya, nenek moyang kita di Bengkulu ini, siapa lagi yang bisa membangun daerahnya kalau bukan orang daerah itu sendiri, saya lahir dan besar di Bengkulu, dan wajib hukumnya saya untuk mengabdi bagi tanah kelahiran saya, sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada para pendahulu atau leluhur saya dan kita semua,” singkat dia. (hcr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *