Manfaatkan Era Digitalisasi Untuk Menunjang Ekonomi

Ekonomi & Bisnis Featured Pemda Provinsi Politik

Sumardi: Pemuda Jangan Ciptakan dan Ikut Sebarkan Hoax

RBO, BENGKULU – Masyarakat khususnya kalangan pemuda diingatkan untuk memanfaatkan era digitalisasi sebagai penunjang kegiatan ekonomi. Sebab tidak bisa difungkiri kemajuan teknologi dewasa ini sangat pesat.

Inisiator seminar yang mengambil tema memanfaatkan era digitalisasi, Drs. H. Sumardi, MM mengatakan era digitalisasi bisa menjadi modal awal bagi masyarakat untuk berwirausaha.

“Saat ini teknologi digital sudah menjadi bahagian dari kehidupan masyarakat, yang tidak bisa dipisahkan lagi. Bahkan sudah bisa dikatakan sebagai kebutuhan pokok. Jadi alangkah baiknya era digitalisasi seperti saat ini, dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan yang mengarah pada bidang ekonomi,” kata Sumardi yang pernah menjabat sebagai pelaksana tugas sekda Provinsi Bengkulu era Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah ini, (1/5) di salah satu hotel di Kota Bengkulu.

Sumardi menjelaskan, pemanfaatan era digitalisasi agar bisa menunjang ekonomi harus ada dorongan, terutama generasi muda dan yang menjadi penerus bangsa yang selama ini hanya terkesan sebagai pengguna saja.

“Alangkah baiknya era digitalisasi juga dimanfaatkan untuk berwirausaha, atau berbisnis. Apalag seperti sekarang sudah banyak buktinya orang-orang yang berhasil menggeluti bisnis dengan memanfaatkan teknologi,” ujar dia.

Dikatakan dia, seseorang bisa sukses setelah memanfaatkan digitalisasi untuk berbisnis, sehingga menguntungkan secara ekonomi.

“Jangan malah sebaliknya, era digitalisasi malah dimanfaatkan untuk menyebar berita bohong (hoax). Kita bersama peserta seminar juga mendeklarasikan anti hoax. Dengan harapan kita jangan sampai menjadi pencipta ataupun penyebar hoax,” ujarnya.

Ketua Pemuda IKA-SeMaKu, Noca Almansyah, mengatakan, seminar yang diselenggarakan pihaknya bertujuan untuk mendorong kalangan generasi penerus untuk memanfaatkan digitalisasi dalam berwirausaha.

“Digitalisasi merupakan modal awal untuk berwirausaha,” kata Noca disela-sela seminar yang dihadiri ratusan pemuda se-Provinsi Bengkulu.

Menurut Noca, alasan dilaksanakannya Seminar ini untuk memaksimalkan potensi pemuda dan melatih naluri bisnis para pemuda tersebut. “Kami menghadirkan pemateri yang kompeten dibidangnya masing-masing, bahkan kami hadirkan dari pihak Polda Bengkulu untuk memberikan gambaran mengenai berita-berita HOAX dan bagaimana membedakanya dengan berita asli, sehingga pemuda tidak terjebak pada informasi HOAX yang akan merugikan pemuda itu sendiri,” singkat dia. (hcr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *