Corat-coret Baju Masih Warnai Pengumuman Kelulusan UN SLTA

Featured Pendidikan

RBO >>  BENGKULU >>  Agenda pengumuman kelulusan nilai UN SLTA di Provinsi Bengkulu yang digelar sore kemarin (2/5) masih diwarnai dengan aksi corat-coret baju dan aksi konvoi kendaraan bermotor.

      Seperti terpantau di Kota Bengkulu, ratusan pelajar dari beberapa SMA di Kota Bengkulu melakukan perayaan kelulusan dengan melakukan corat coret seragam, berkeliling menggunakan sepeda motor, berselfie ria, dll.

      Adapula beberapa pelajar yang memacu motornya yang berknalpot bising dengan memutari jalan kota dan melakukan freestyle. Ada juga yang mengungkapkan sukacita mereka dengan bersorak sorai. Ekspresi ini dilakukan, untuk melepas penat setelah menghadapi ujian.

“Sebenarnya ada larangan dari sekolah, tapi ini sebagai ungkapan  senang aja karena baru lulus sekolah,” terang Vika, salah seorang pelajar SMA Pembangunan Kota Bengkulu.

      Sementara itu, masih adanya siswa yang melakukan aksi corat-coret baju dan konvoi motor disayangkan oleh pihak Dinas Dikbud Kota Bengkulu. Pasalnya, pihak sekolah telah diingatkan agar dapat memberikan pengarahan kepada siswanya.

“Seharusnya tradisi negatif itu tidak  terulang kembali. Ke depan akan dilakukan evaluasi agar perkara ini tidak membudaya,” terang Kadis Dikbud Kota, Rosmayetti kemarin.

Terpisah, Ketua Panitia UN Provinsi Bengkulu, R.Wahyu DP menjelaskan, perbandingan rata-rata nilai hasil UN jenjang SMA jurusan IPA mengalami peningkatan 0,55 poin. Dari 278,57 point naik menjadi 279,12 point. Peningkatan rata-rata nilai juga terjadi di jurusan IPS, dari 268,49 point menjadi 269,56 point atau naik 1,07 point.

“Kenaikan nilai rata-rata tertinggi jurusan Bahasa, tahun lalu rerata nilai 333,97 point tahun ini naik 345,26 point atau naik 11,29 point,” terangnya.

Dilihat dari mata pelajaran UN tingkat SMA, hanya dua mata pelajaran yang mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Yaitu bidang studi Bahasa Inggris rata-rata tahun lalu 42,12 tahun ini naik menjadi 47,29 atau mengalami peningkatan 5,17.

Sementara bahasa Indonesia turun (-2,69) Matematika (-0,71), Fisika (-065), Kimia (-2,24). Kemudian jurusan IPS penurunan terjadi di Bahasa Indonesia (-1,34), Matematika (-0,52), ekonomi (-2,29), Sosiologi (-2,47) dan Geografi (1,35) Penurunan juga terjadi di jenjang SMK, yang disumbangkan dari Bahasa Indonesia (0,33), Matematika (-1,21) penurunan signifikan terjadi di Kompetensi (-27,21).

“Hasil nilai UN terbaik berdasarkan perangkingan jumlah nilai rata-rata UN SMA/MA se-Provinsi Bengkulu, diraih Kota Bengkulu. Kota Bengkulu berhasil dengan mengumpulkan total nilai (52,23). Dengan meraih tiga mata pelajaran tertinggi se-Provinsi Bengkulu, yaitu : Bahasa (58.91), IPA (54,77), IPS (49,04), Keagamaan (54.88),” jelasnya.

“Jenjang SMK berdasarkan jumlah nilai UN tertinggi juga diraih Kota Bengkulu dengan total nilai (171,62). Rata-rata nilai UN se-Provinsi Bengkulu mencapai 45.61 mengalami kenaikan yang signifikan. Namun dilihat di mata pelajaran ada beberapa yang turun,” pungkasnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *