Bacaleg Golkar Wajib Kantongi Piagam Diklat Orientasi

Featured Pemda Provinsi Politik

Samsu Amanah: Usai Lebaran Kita Penjaringan

RBO,  BENGKULU – Untuk maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Golkar diwajibkan mengantongi piagam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) orientasi fungsionaris. Demikian ditegaskan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah. Menurutnya, ini merupakan salah satu syarat mutlak agar bisa menjadi Bacaleg Partai Golkar.

“Dengan kata lain, ini merupakan syarat khusus yang harus dipenuhi dan berlaku diinternal partai Golkar. Agar bisa mengantongi piagam yang dimaksud, tentu saja harus mengikuti diklat orientasi fungsionaris sesuai tingkatan. Bacaleg DPR RI diklatnya di DPP, sementara Kabupaten/Kota dan Provinsi mengikuti diklat yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu ini,” ungkap Samsu, Jumat (4/5).

Diklat orientasi fungsionaris yang digelar pihaknya, direncanakan berlangsung tanggal 12-13 Mei, sebelum bulan suci Ramadan. Untuk mengikuti diklat tentu saja, masing-masing Bacaleg terlebih dahulu harus memiliki Kartu Tanda Anggota dan sebagai pengurus aktif di Partai Golkar pada tiap tingkatan. Termasuk juga sayap-sayap partai.

“Sedangkan untuk non kader juga berlaku hal yang sama. Maka dari itu nantinya Bacaleg yang mengikuti diklat yang kita selenggarakan, merupakan usulan dari masing-masing DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota. Walaupun bacaleg itu memiliki potensi menang dalam Pileg, tapi tetap saja di Golkar harus mengikuti syarat internal yang diberlakukan,” tegas Samsu.

Ditambahkan Waka Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Raharjo Sudiro, S.Sos, dalam penjaringan Bacaleg nanti akan dibentuk Tim Seleksi. Untuk DPR RI berada di DPP. DPRD Provinsi berada di DPD Partai Golkar Provinsi. DPRD Kabupaten/Kota juga ada Timselnya ditingkat DPD Kabupaten/Kota.

“Tapi yang jelas piagam diklat orientasi fungsionaris memang harus dikantongi agar bisa masuk dalam proses penjaringan Bacaleg di Partai Golkar. Bagi yang mengikuti diklat di tingkat DPP, tetap bisa maju ditingkat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sementara yang mengikuti diklat di DPD Provinsi, bisa maju tingkat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota saja,” tutup Jojo. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *