Kuota Sudah Terpenuhi, PDIP Bengkulu Tetap Buka Penjaringan

Featured Nasional Politik

Elva Hartati : Kita Ingin Bacaleg Yang Berpotensi Menang

RBO, BENGKULU – Meski sebagian kuota Bacaleg untuk Pemilu serentak tahun 2019 mendatang sudah terpenuhi, namun pengurus DPD PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Bengkulu masih terus menjaring Bakal Calon Anggota Legislatif  (Bacaleg) untuk maju di DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu.

      Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Hj. Elva Hartati Murman S.Ip, MM, mengungkapkan, penjaringan Bacaleg yang dilakukan, baik untuk internal maupun eksternal sampai saat ini masih dibuka. Karena pihaknya ingin mencari Caleg yang benar-benar berpotensi untuk mendulang suara kemenangan pada Pemilu serentak tahun depan. Dan juga memiliki pendanaan yang cukup.  Mengingat diyakininya, meski Bacaleg tersebut memiliki kemauan yang kuat, tapi tidak memiliki massa dan juga tidak di dukung dana untuk mensosialisasikan dirinya sendiri kepada masyarakat, dikhawatirkan peluang terpilih menjadi wakil rakyat sangat kecil. “Memiliki dana itu bukan diartikan kita mencari Bacaleg yang memiliki uang banyak ataupun lainnya. Tapi dana yang dimaksudkan semata-mata untuk kepentingannya sendiri. Seperti membuat kartu namanya, baju, kerudung bagi yang perempuan dan konsumsi ketika melakukan sosialisasi kepada konstituen,” ungkap Elva Hartati , Kamis, (3/5).

      Selain itu diakuinya, syarat lain menjadi Bacaleg PDIP memperhatikan figur dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), juga akan dilakukan fit and propertest, serta tes narkoba. Sehinggga ketika Bacaleg yang sebelumnya sudah terdaftar lebih dahulu, tapi ketika saat tes tidak lulus, tentu memberikan peluang bagi Bacaleg yang disiapkan minimal setengah dari kuotanya.“Penjaringan Bacaleg sebanyak-banyaknya itu pesan dari DPP PDIP. Tujuan lainnya untuk mempersiapkan cadangan. Mengingat belum tentu Bacaleg yang sudah ada sekarang termasuk juga incumbent, sepenuhnya bisa menjadi Caleg lagi. Bisa saja lantaran gagal di fit and propertest, secara otomatis akan masuk Bacaleg cadangan nantinya,” terangnya.

      Ditanya pemenuhan kuota 30 persen Pencalegan untuk perempuan, ditambahkan Elva yang juga saat ini sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Bengkulu ini, memang sedikit terkendala. Karena perempuan seorang ibu yang intinya menjadi alasan. Sehingga ada yang tidak mendapatkan izin dari suaminya. Oleh karena itu, pihaknya juga terus mencari Bacaleg perempuan yang mumpuni. Pasalnya, jika tidak terpenuhi nantinya, daerah tersebut tidak mengikuti Pemilu.“Pemenuhan 30 persen itu memang wajib, dan kita jumpai sulitnya perempuan mencaleg alasannya karena tidak diizinkan suaminya. Mudah-mudahan PDIP di Bengkulu tidak ada kendala. Termasuk untuk bacaleg DPR RI sebanyak empat orang dua laki-laki dan dua perempuan Insya Allah sudah tidak ada kendala, karena sudah ada Bacalegnya,” tutup Elva. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *