Anggota Komisi X Lepas Ribuan Murid PAUD Kota Bengkulu

Anggota Komisi X Lepas Ribuan Murid PAUD Kota Bengkulu

BERBAGI:

RBO >>  BENGKULU >>  Dalam jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dinilai saat ini sudah menjadi penting. Hal ini seperti diungkapkan oleh anggota Komisi X DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu, Hj. Dewi Coryati SE, M.Si.

“Memang tidak sedikit orang tua saat ini yang menganggap pendidikan di PAUD tidak begitu penting. Mungkin para orang tua tersebut masih berkaca dengan jamannya dahulu. Kalau dulu tidak mesti PAUD tetap bisa sukses. Jaman saya saja, memang belum ada PAUD, kita baru ada Taman Kanak-kanak. Apa sih pentingnya berada dan mengikuti pendidikan di PAUD? Pentingnya adalah berada dalam PAUD, itu kurikulumnya jelas itu yang pertama. Jadi kita gak uji coba, kecuali orang tua semuanya punya latar belakang yang baik. Misalnya orang tuanya guru, mungkin dia bisa mendidik anaknya sejak usia dini sendiri. Tapi kan faktanya para orang tua ini lebih banyak yang tidak memiliki latar belakang sebagai tenaga pengajar atau guru. Kedua dengan anak berada di PAUD, dia belajar sosialisasi. Karena IQ itu akan didapatkan kalau kita berada sama-sama dalam satu kelompok atau komunitas. IQ tidak akan terasah kalau dia hanya sendiri tanpa teman,” ungkap Dewi Coryati saat ditanya usai melepas ribuan anak PAUD se Kota Bengkulu, kemarin (12/5).

      Sebelumnya dijelaskan oleh politisi PAN tersebut, kegiatanya hari itu melakukan pelepasan ribuan anak PAUD se Kota Bengkulu dan pelepasan ini menandai bahwa berarti bonus demokrasi pada tahun 2045 nanti akan diikuti oleh generasi emas yang sudah memiliki pondasi landasan dasar pendidikan yang kuat.

“Ini menjadi pondasi dasar mereka, sampai menjelang perguruan tinggi. PAUD ini kan metodenya belajar sambil bermain dan mengasah kemampuan anak untuk bersosialisasi serta berinteraksi dengan teman-temannya. Dengan mengikuti pendidikan dari PAUD, maka kedepan diharapkan para generasi penerus ini nanti mempunyai pondasi pendidikan yang kuat untuk menjadi pemimpin dimasa akan datang,” jelasnya.

      Akan tetapi, kendati PAUD menjadi wadah untuk mendidik anak sejak usia dini, anggota Fraksi PAN DPR RI tersebut menegaskan, tetap diperlukan peran orang tua anak dalam melatih dan membimbing anaknya.

“Tentu tidak bisa terlepas dari peran orang tua. Saya ingin sampaikan, tidak hanya ibu, tapi juga ayah. Kenapa demikian? Karena anak akan lebih banyak meniru apa yang dilakukan oleh kedua orang tuanya. Sementara guru hanya memberikan stimulan bekal pendidikannya. Agar lengkap tentu peran orang tua tidak kalah penting,” pungkasnya.

      Sebelumnya senator Bengkulu anggota Komite IV DPD RI H. Ahmad Kanedi SH, MH atau Bang Ken saat pelepasan anak PAUD tersebut menyampaikan sambutan. Dimana menurut Bang Ken, anak-anak PAUD ini kedepan diharapkan mampu menjadikan Kota Bengkulu sebagai Kota Pelajar.

“Tentu ini menjadi cikal bakal untuk mewujudkan Bengkulu sebagai Kota pelajar,” kata Bang Ken.

      Adapun dari Ketua 1 Forum PAUD se Kota Bengkulu, Dra Ngatiningsih M.Pd, dia yang juga selaku ketua panitia penyelenggara pelepasan anak PAUD se Kota Bengkulu menyampaikan, jumlah anak peserta didik PAUD seKota Bengkulu tahun 2018 yang dilepaskan total berjumlah 1.064 orang.

“Kita hari ini pelepasan anak PAUD yang diikuti sebanyak 73 PAUD Kota Bengkulu yang berada di sembilan kecamatan,” tambahnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

two × five =