Komisi I Uji Kelayakan dan Kepatutan 15 Calon Komisioner KIP

Komisi I Uji Kelayakan dan Kepatutan 15 Calon Komisioner KIP

Iwan/RBO: Komisi 1 DPRD Provinsi Bengkulu dan calon komioner Komisi Informasi Publik Bersiap-siap untuk mengikuti proses fit dan Propertest
BERBAGI:

 

Prosesnya Transparan, Dicari Yang Paham Soal Keterbukaan Informasi

RBO, BENGKULU – Sebanyak 8 dari 15 calon komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Bengkulu yang namanya telah diserahkan Tim Seleksi ke DPRD Provinsi, Senin (14/5) mulai menjalani fit and Propertest di Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu. Menariknya, dalam pelaksanaan fit and propertest tersebut dipastikan berjalan se-transparan mungkin.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi, Sri Rejeki, SH, MH mengungkapkan, pelaksanaan fit and propertest berlangsung selama 2 hari, dimulai hari ini (kemarin, red) dan Selasa (15/5)).

“Dari 15 kandidat, untuk hari ini 8 calon komisioner KIP kita uji kelayakan dan kepatutan. Sisanya kita lanjutkan besok. Karena teknis pelaksanaan, calon komisioner kita lakukan fit and propertest satu per satu,” ungkap Sri, kemarin.

Menurutnya, terkait teknis pelaksanaan ini, jangan salah beranggapan. Mengingat sejak awal dalam seleksi ini dilakukan se-transparan mungkin. “Untuk pelaksanaannya, satu per satu. Karena kita tidak ingin nantinya apa yang ditanyakan pada 1 calon komisioner, diketahui oleh calon komisioner lainnya,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.

Mengingat, lanjut Sri, fit and propertest ini bertujuan untuk menilai kelayakan dan kepatutan. Dalam artian layak dan patut tidak calon itu mengemban jabatan sebagai komisioner KIP. “Kita tidak ingin gegabah, makanya selama fit and propertest nanti dilakukan seprofesional mungkin. Apalagi KIP itu merupakan kebutuhan daerah,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam fit and propertes, sejumlah persiapan khusus memang dilakukan pihaknya. Dimana persiapan itu tidak lepas dari konsultasi dan koordinasi dengan KIP pusat beberapa waktu lalu. “Untuk pengumuman kelulusan hasil fit and propertest ini kita lakukan sesegera mungkin, untuk menghindari berbagai praduga. Jangan sampai nantinya karena lama-lama, memunculkan berbagai anggapan negatif terhadap kita,” jelas dia.

Sementara itu anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Siption Muhady S.Ag, dalam fit and propertest, seluruh peserta calon komisioner KIP wajib hadir dan disiplin. “Kita absen sejak pukul 13.00 WIB. Kalau ada yang tidak mengisi absen langsung kita anggap gugur atau mengundurkan diri. Sejauh ini dari 15 orang calon KIP tersebut, sudah mengisi absen hadir,” tambahnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

six + eight =