Mulai 1 Juni s.d 30 November 2018 Ada Keringanan Pajak Kendaraan

Daerah Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu (Samsat, Ditlantas Polda Bengkulu dan Jasa Raharja) melakukan  pemberian keringanan pajak kendaraan bermotor, pembebesan bea balik nama kendaraan bermotor kedua dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan. Pembayaran keringanan pajak bisa dilakukan mulai 1 Juni hingga 30 November 2018.

       Keringanan pajak kendaraan ini dalam rangka mengurangi jumlah tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor serta untuk meringankan beban pemilik kendaraan bermotor yang menunggak.

      Sesuai ketentuan Pasal 65 Peraturan Daerah Provinsi Bengkulu Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Gubenur dapat memberikan keringanan, pembebasan dan insentif Pajak Daerah kepada para wajib pajak dimaksud memberikan keringanan pajak kendaraan bermotor, pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor kedua dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan dalam wilayah provinsi Bengkulu.

     Berdasarkan hasil izin dan keputusan Plt. Gubenur Bengkulu yang tertuang dalam Pergub, dan keputusan rapat antara Pemprov Bengkulu yakni BPKAD Provinsi, PoLantas Polda Bengkulu, Samsat dan Jasa Raharja berikut ketentuannya.

      Pertama,  untuk kendaraan bermotor tahun pembuatan 2013 kebawah, diberikan keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor (PKB) dan sanksi administrasi berupa denda pajak kendaraan bermotor

  1. bagi kendaraan bermotor yang menunggak 3 (tiga) tahun keatas, hanya dipungut pokok tunggakan pajak 2 (dua) tahun terakhir dan pokok pajak 1 (Satu) tahun berjalan sesuai dengan tanggal jatuh tempo

      Bagi kendaraan bermotor yang menunggak kurang dari 3 (iga) tahun, hanya dipungut pokok tunggakan pajak 1 (satu) tahun terakhir dan pokok pajak 1(satu) tahun berjalan sesuai dengan tanggal jatuh tempo

      Kententuan kedua, Untuk kendaraan bermotor tahun pembuatan 2014 keatas, diberikan pembebasan sanksi administrasi berupa denda pajak kendaraan bermotor (PKB) bagi kendaraan bermotor yang terlambat melakukan daftar ulang atau menunggak kurang dari 1 (satu) tahun, hanya dipungut pokok pajak 1 (satu) tahun berjalan sesuai dengan tanggal jatuh tempo.

      Ketiga, Pembebasan yang dimaksud pada angka (2) tersebut adalah pembebasan sanksi administrasi berupa denda pajak saja. Sedangkan pokok pajak tahun berjalan, pokok SWDKLLJ dan denda SwDKLLJ tahun berialan tetap dikenakan.

      Ketentuan selanjutnya yang keempat adalah Untuk kendaraan bermotor yang telah terdaftar di seluruh SAMSAT Provnsi Bengkulu tahun pembuatan 2016 kebawah, kendaraan yang mutasi masuk ke Wilayah Provinsi Bengkulu, dan kendaraan bermotor angkutan umum plat dasar kuning milik perseorangan menjadi berbadan hukum Indonesia, diberikan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor penyerahan kedua (BBN-KB II) dan seterusnya.

Kelima, pembebasan terhadap denda SWDKLLJ tertunggak tahun yang lewat. Keenam, Untuk pokok SWDKLLJ tertunggak tahun yang lewat dan tahun berjalan serta denda swdkllj tahun berjalan tetap dikenakan.

      Ketujuh, program ini tidak berlaku bagi kendaraan milik pemerintah atau dinas.

      “Pelaksanaan pelayanan keringanan pajak ini bisa dilakukan disetiap Samsat dalam wilayah Bengkulu. Selama bulan Ramadan penerimaan berkas Administrasi paling lambat diterima pukul 14.00 WIB dan waktu pelayanan hingga pukul 16.00 WIB. Pada pelayanan hari biasa, penerimaan berkas diterima paling lambat pukul 15.00 WIB,” terang Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol Jefri Torunde.

      Sementara itu, Plt. Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah melalui Kepala BPKAD Provinsi Bengkulu, Heru Susanto mengatakan, ini adalah langkah yang dilakukan Plt. Gubernur Bengkulu  untuk membantu masyarakat dan membangun daerah.

      “Ada 61 ribu kendaraan bermotor menunggak pajak. Itu variasi. Ada 1 tahun, 3 tahun, bahkan ada yang lebh dari 6 tahun. Potensi pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor itupun sebesar Rp 49 Miliar. Jadi, kami mengimbau kepada masyarakat untuk membayar pajaknya. Karena kami sudah memberikan keringanan,” katanya.

      Disisi lain, Kepala Cabang JR Bengkulu, Akhidayat mengatakan, dukungannya terhadap upaya memberingan keringanan pajak. “Kita dukung, SWDKLLJ ini gunanya ada sebagai asuransi kecelakaan pengendara kendaraan bermotor,” katanya. (ae2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *