Mantan Kadistan Divonis 13 Bulan

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal KORUPSI Pemda Provinsi

Mantan Kabid 1, 3 Tahun dan Kontraktor 3 Tahun 

RBO, BENGKULU – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bengkulu menyatakan terdakwa Ir. Evarini mantan kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Dan memvonis terdakwa dengan pidana penjara selam 1 tahun 1 bulan denda Rp 50 Juta Subsidair 1 bulan dan membayar uang penggati Rp 50 Juta. Sementara rekanannya terdakwa Fahrurrozi selaku mantan Kabid Produksi Tanaman dan Pangan Distan, juga divonis dengan pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan pidana denda Rp 50 Juta subsidair 1 bulan dan membayar uang pengganti Rp 5 Juta.

      Kemudian terdakwa Edi Bruto selaku Wakil Direktur CV Dimpar Hutama Karya (Rekanan pengadaan bibit kedelai) juga dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan memvonis terdakwa dengan pidana penjara 2 tahun denda Rp 50 Juta subsidar 1 bulan dan harus membayar uang pengganti Rp 300 Juta lebih.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan itu dipimpin oleh ketua majelis Slamet Suripto SH, M.Hum didampingi Hakim Anggota I Agusalim SH, MH dan hakim  anggota II Henny Anggraini SH, MH.

      Ketua Majelis hakim dalam amar putusannya mengatakan, sesuai dengan keterangan saksi dan barang bukti yang terungkap dimuka persidangan masing-masing terdakwa dapat dibuktikan secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam pengadaan bibit kedelai pada Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu tahun 2016 lalu dengan anggaran Rp 945,5 Juta dan menelan kerugian Rp 371,5 Juta.

      “Perbuatan masing-masing terdakwa sebagai mana diatur dan diancam dengan pidana dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah  dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Yata (1) ke-1 KUHP. Dan memvonis  masing-masing terdakwa seperti disebutkan di atas,” sampai majelis hakim dalam amar putusannya itu kemarin.

Sementara Alman Noveri SH, MH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat dikonfirmasi terkait dengan putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutannya itu mengatakan, putusan yang disampaikan mejelis hakim itu ia berkoordinasi dengan pinpinan terlebih dahulu sebelum menyatakan sikap banding atau tidak.

      “Kita masih memiliki kesempatan selama tujuh haru untuk pikir-pikir. Nanti putusan ini kita sampaikan dulu dengan pimpinan, kita belum menyatakan sikap banding atau tidak. Intinya kita masih poikir-pikir,” ucapnya seusai pembacaan putusan itu kemarin.

Untuk diketahui sebelumnya masing-masing terdakwa dituntut dengan Pasal yang sama dengan tuntutan pidana 1 tahun 6 bulan.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *