Warga Seluma Sambut Positif Kehadiran Investor Pasir Besi

Featured Seluma

RBO >> SELUMA >> Setelah rencana adanya kedatangan investor pabrik karet di Kabupaten Seluma, terbaru kabar investor bidang pertambangan galian pasir besi oleh PT RS juga berencana melirik potensi pasir besi di kawasan Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan. Hal ini tentunya disambut positif sejumlah warga desa sekitar maupun lembaga dan organisasi masyarakat.

” Kami menyambut baik rencana adanya perusahaan pertambangan tersebut. Sebab, selama ini masyarakat desa sekitar dan sejumlah desa lainnya masih banyak yang sulit mencari lapangan kerja. Diharapkan dengan adanya perusahaan itu, bias membantu ekonomi warga. Asal, legalitas perusahaan sudah memenuhi prosedur dan aturan yang berlaku, ” kata Wakil ketua BPD Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Buyung Sukardi, kepada RADAR BENGKULU Online Senin (11/6).

Menurut Sukardi, pihak perusahaan sejauh ini sudah melakukan survei lokasi dan melakukan pematangan lahan.
” Sejauh ini pihak perusahaan sudah melakukan koordinasi dengan pihak perangkat desa, dan berpamitan dengan masyarakat, serta pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Dan dari keterangan pihak perusahaan, izin operasi sudah lengkap, ” sampainya.

Perusahaan tambang itu beroperasi di kawasan Desa Pasar Seluma.  Tepatnya di lokasi eks tambang PT
Pasifik Indo Bara yang sejak beberapa tahun ini sudah tidak beroperasi lagi.

” Dahulunya dikawasan itu sudah pernah beroperasi PT Famia Terdio Negara, dan dilanjutkam PT Paming Lepto Bhakto Abadi yang beroperasi di desa Penago, Kecamatan Ilir Talo. Namun menjadikan lokasi itu sebagai tempat pengapalan. Dan kemudian dilanjutkan oleh PT Pasifik Indo Bara,” terang Sukardi yang pernah menjabat 12 tahun jadi Kades Pasar Seluma ini.

Sementara itu, dukungan lain juga disampaikan oleh  Ketua LSM Matta Rakyat Seluma, Pirasuki AZ. Menurutnya, selama legalitas perusahaan tambang sesuai prosedur, kedatangan perusahaan tambang pasir besi ini juga akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan menopang PAD Seluma.

” Setidaknya dapat meningkatkan ekonomi warga. Membuka peluang lapangan kerja baru, dan kontribusi sosial lainnya,” sampainya.

Menurutnya, selama ini minimnya jumlah investor atau keberadaan perusahaan berdampak dengan sulitnya pendapatan ekonomi masyarakat.

” Dengan peluang lapangan kerja baru, dapat mengurangi angka pengangguran dan tindakan kriminal lainnya,” sampainya.

Terpisah, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Seluma, Drs Mahwan Jayadi mengaku telah mendengar informasi terkait rencana adanya investor tambang besi tersebut.

“Sudah ada memang informasi yang saya terima. Untuk legalitasnya, kemungkinan sudah mengurus ijin ke pemerintah provinsi. Karena untuk perusahaan bidang pertambangan, ijin berada di pemerintah pusat dan provinsi. Pemerintah daerah hanya mengetahui dan menguji kelayakan UPL- UKL dan Amdal. Nantilah setelah lebaran kita akan cek lokasi,” demikian Mahwan. (0ne)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *