Usai Pilkada Serentak, Jumlah Formasi CPNS Disampaikan

Featured Pemda Provinsi

Tidak Diusulkan Tamatan SMA

RBO >>  BENGKULU >>  Hingga saat ini Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) belum menyampaikan terkait usulan kuota CPNS dari Pemda Provinsi Bengkulu. Namun kabar baiknya, dipastikan penyampaian itu akan diserahkan setelah Pilkada Serentak nanti. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Bengkulu Ir Diah Irianti kemarin saat dihubungi Harian RADAR BENGKULUONLINE.COM via seluler.

Menurutnya saat ini difokuskan pada pemilihan kepala daerah terlebih dahulu. Ini juga mendukung pembangunan daerah kedepan nantinya. “Kalau sekarang usulan kita kemarin belum ada balasannya. Namun dipastikan sudah pilkada serentak 27 Juni ini akan diserahkan,” terangnya.

Diketahui, kebutuhan mencapai 5.242 CPNS. Baik di Kota maupun di Kabupaten. Tenaga  yang diperlukan merupakan medis dan guru. Sayangnya untuk tahun ini bagi calon yang baru lulus dari sekolah ditiadakan. Hal ini menurutnya, mengisi jabatan yang sudah memasuki usia pensiun yang cukup banyak.

“Karena yang pensiun cukup banyak, makanya sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, saat ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 ( CPNS 2018 ) tengah menyiapkan infrastruktur pelaksanaan seleksi. Persiapan tersebut mulai dari peningkatan kapasitas situs resmi, seleksi administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan mengatakan, pihaknya tengah melakukan persiapan dari sisi infrastruktur yang dibutuhkan. Infrastruktur yang dimaksud mulai dari proses pendaftaran secara online, seleksi administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas web SSCN. Karena diperkirakan akan terdapat 8-10 juta pendaftar,” tuturnya dalam keterangan tertulis belum lama ini.

Sementara untuk sistem helpdesk dan pengaduan akan ditingkatkan agar lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem ini akan dibuat secara online yang menyatu dengan web SSCN maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN. Sedangan untuk pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan perbaikan SOP dan pengembangan fitur perangkat lunak.

Diperkirakan penerimaan CPNS kali ini dimaksudkan untuk penambahan PNS di pusat dan daerah, maka titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi, dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta.

Untuk itu BKN juga sedang menjajaki kerja sama dengan BKD/BKPSDM/BKPP di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota yang memiliki fasilitas CAT. Penjajakan serupa dilakukan pula dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki fasilitas UKG dan UNBK.

BKN juga memastikan bahwa rekrutmen akan diterapkakan secara kompetitif agar adil, objektif dan transparan, serta bebas dipungut biaya. Oleh karena itu masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi yang berkaitan dengan penerimaan CPNS.

“Jangan pernah percaya jika ada pihak yang menjanjikan dapat membantu dalam penerimaan CPNS dengan atau tidak dengan imbalan tertentu,” tegas Ridwan.(Cw1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *