Kejari Bantu dan Dampingi 14 Puskesmas

Featured Kepahiang

RBO >>  KEPAHIANG >>  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang memberikan bantuan hukum pada 14 Puskesmas. Bantuan tersebut berupa bantuan hukum perdata dan Tata Usaha Negara. Sehingga diharapkan kegiatan yang dilakukan Puskesmas bebas dari penyalahgunaan kewenangan dan melawan hukum.

“Pendampingan hukum yang kami berikan sudah diikat dalam perjanjian kerjasama atau MoU. Sebab itu, 14 Puskesmas yang sudah MoU kami harap tak sungkan melakukan konsultasi hukum, khususnya mengenai kegiatan yang mereka lakukan ataupun mengenai program kerja yang mereka susun,” jelas Kajari Kepahiang, H. Lalu Syaifudin, MH.

Dia menambahkan, pihaknya terbuka dan kapan saja siap dimintai penerangan soal hukum. Apalagi dalam ikatan MoU posisi mereka adalah sebagai pendamping atau konsultan. Harapannya tentu kegiatan yang dilakukan Puskesmas bebas dari perbuatan melawan hukum.

“Kami mengapresiasi pihak Puskesmas yang telah sadar hukum. Kami akan bantu mereka supaya tak melawan hukum. Baik secara fisik maupun secara administrasi,” ulasnya.

Sementara itu, Sekab Kepahiang, Zamzami Zubir, SE,MM mengapresiasi langkah Puskesmas yang melakukan MoU dengan pihak kejaksaan. Menurutnya, dengan adanya MoU, maka apa yang dilakukan oleh Puskesmas tidak akan menyalahi hukum. Sehingga kegiatan Puskesmas bisa berjalan lancar.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Puskemas. Harapan kami MoU yang sudah dilakukan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan Puskesmas,” ujarnya.

Diketahui, Puskesmas yang mendapatkan bantuan hukum dari Kejari Kepahiang yakni Puskesmas Keban Agung, Batu Bandung, Muara Langkap, Embong Ijuk. Kemudian Puskesmas Talang Babatan, Tebat Karai, Nanti Agung, Pasar Kepahiang, Kelobak, Kabawetan. Lalu, Puskesmas Bukit Sari, Ujan Mas, Cugung Lalang dan Puskesmas Durian Depun.(tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *