Panwaslih Minta Warga Waspadai Serangan Dhuha

Panwaslih Minta Warga Waspadai Serangan Dhuha

BERBAGI
Iwan/RBO Ekspose Panwaslih Kota Bengkulu

Jangan Makan di Rumah Kandidat Sebelum ke TPS

RBO >>   BENGKULU >>  Dengan akan berakhirnya tahap masa kampanye dan akan dilaksanakannya pencoblosan pada Hari Rabu, tanggal 27 Juni nanti, pihak Panwaslih Kota Bengkulu telah menginventarisir atau melakukan pemetaan terhadap TPS rawan melalui enam variabel dan 15 indikator.  Sebab itu, dari hasil pemetaan tersebut dan salah satu indikator, maka Panwaslih akan mewaspadai serangan dhuha.

        “Kalau dulu itu namanya serangan pajar.  Tapi sekarang kita waspadai serangan dhuha. Serangan dhuha itu misalnya sebelum pencoblosan ke TPS, warga diajak mampir untuk makan di rumah tim sukses ataupun kandidat. Kita sedang sibuk di TPS, mereka memanfaatkan waktu sekitar pukul 09.00 WIB makan sebelum ke TPS,” ungkap Anggota Divisi Organisasi dan SDM Panwaslih Kota Bengkulu, Ir. Sugiharto,    saat ekspos TPS rawan di Panwaslih yang dihadiri oleh pihak Kesbanglinmas, Satpol PP,  dari pihak kepolisian dan awak media di sekretariat Panwaslih sore,  Jumat (22/6).

      Sebab itu, lanjutnya, dilarang bagi warga selaku pemilih untuk makan dirumah kandidat sebelum ke TPS.  “Sebab, itu nanti bisa mempengaruhi pemilih.  Nanti kami akan ada pengawas yang duduk mengawasi suasana di lokasi Timses maupun kandidat Paslon,” kata Sugiharto.

Sebelumnya dari Ketua Panwaslih Kota Bengkulu, Rayendra Pirasad S. HI  menyampaikan, sejak tanggal 10 sampai 21 Juni mereka sudah memetakan TPS rawan. Dari 622 TPS terdata ada sebanyak 283 TPS yang rawan berdasarkan berbagai indikator,

       “TPS rawan ini tersebar di beberapa kecamatan dan kelurahan dengan indikator masing-masing.  Sebab itu,  dengan adanya pemetaan TPS rawan,  kami berharap dapat meminimalisir kecurangan, ” tambah Rayendra.      Turut hadir dalam ekspose anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, Patimah Siregar M. Pd. (idn)