Golput di Kota Bengkulu Dipredisi Akan Tinggi

Golput di Kota Bengkulu Dipredisi Akan Tinggi

H. Dedy Ermansyah, SE
BERBAGI:

RBO >> BENGKULU >>  Angka Golput atau warga yang tidak memberi hak suara pada Pilwakot 27 Juni lusa diprediksi tinggi. Hal itu karena saat ini masih suasana libur sekolah. Selain itu juga karena suasana libur lebaran yang belum berakhir.

“Kalau warga yang memberi suara nanti lebih dari 50 persen saja itu sudah bagus. Sebab situasi saat ini yang belum normal. Sekarang masih banyak penduduk kota yang berada di luar Kota Bengkulu. Mereka ada yang masih lebaran luar kota dan ada yang mengantar anaknya mencari sekolah atau pendidikan di luar kota,” demikian analisis Dosen IAIN Bengkulu, Badarudin, S.Ag, M.Pd.I kepada RADAR BENGKULU kemarin.

Badarudin memberi angka dan fakta. Di RT 10 Jalan Gedang saja ada beberapa anggota keluarga yang tidak bisa memberikan hak suara. Mereka sedang berada di luar kota untuk meneruskan pendidikan. Bagi yang baru lulus SLTA, mereka mendaftar untuk mengikuti tes jalur mandiri dan tes sekolah kedinasan. Sementara ada pula warga lainnya yang ke luar kota untuk urusan lebaran dan silaturahim yang sampai kemarin belum pulang.

“Cek saja di rumah warga kita ini, banyak sekali yang belum pulang. Jadi, mereka tak akan mencoblos. Ini perlu jadi pemikiran bagi penyelenggara Pilwakot,” ujar santri lulusan Gontor ini.

Masalah lainnya yang jugo disorot Badarudin adalah visi dan misi calon Walikota yang tidak sampai ke masyarakat calon pemilih. Hal ini disebabkan masyarakat tidak mendapat teks atau data lengkap soal visi dan misi itu.

“Silakan dicek dan ditanya warga. Apa mereka tahu visi dan misi serta program masing-masing calon walikota? Jika ada 10 persen saja yang tahu, itu sudah hebat,” jelasnya lagi.

Lalu kenapa ini terjadi? Menurut dosen yang aktif di berbagai organisasi ini, karena visi dan misi itu tidak diantar ke rumah-rumah warga. Seharusnya, semua program, visi dan misi dicetak di kertas dan diantar ke semua warga Kota Bengkulu. Itu lebih efektif ketimbang memasang spanduk dan baliho yang besar-besar dan hanya ada gambar calon.

“Coba kalau ada selebaran lengkap visi, misi dan program calon lalu diantar ke semua rumah warga, pastilah mereka baca. Kalau hanya spanduk dan baliho, hanya pesan wajah dan nama calon yang dibaca warga. Ini masukan untuk masa akan datang,” demikian Badarudin.

Mantapkan Koordinasi
Semerntara itu, dengan berakhirnya masa tahap kampanye Pilwakot Bengkulu yang diikuti oleh empat Paslon. Dan pencoblosan akan dilaksanakan lusa, tepatnya Hari Rabu tanggal 27 Juni mulai pukul 07.00 WIB. Dalam masa tenang kandidat Paslon bersama tim suksesnya memanfaatkan waktu untuk tetap berkonsolidasi menyusun kemenangan.

“Ya, kita sudah memasuki masa hari tenang. Dan yang akan kami lakukan adalah tetap konsolidasi. Tim mengevaluasi apa langkah-langkah yang harus kita lakukan hingga hari pencoblosan,” ungkap Ketua tim Pemenangan ESD-Aza, H. Dedy Ermansyah SE, kemarin (24/6).

Sebelumnya ditegaskan oleh Dedy, pihaknya berharap kedepan Paslon yang mereka usung untuk tetap dapat konsisten serta memegang teguh komitmen yang disepakati sebelumnya.

“Kita berharap bahwa apa yang sudah menjadi visi misi kepada masyarakat dan itu sudah menjadi janji. Saya juga sebagai Ketua Partai NasDem Provinsi Bengkulu akan menagih janji terhadap Paslon yang kami usung jika mereka terpilih nanti,” tegasnya.

Dan untuk Paslon ESD-Aza yang mendapat nomor urut dua, Parpol pengusung bersama kandidat calon sudah menandatangani kontrak politik kalau janji-janjinya tidak terpenuhi, maka mereka akan mengundurkan diri ramai-ramai. “Jika janji yang disampaikan tidak terpenuhi, maka kami siap mengundurkan diri ramai-ramai. Selain calon , saya juga akan mengundurkan diri dari ketua Partai jika janji-janji kampanye itu tidak dipenuhi,” janjinya.

Sebelumnya dari tim pemenangan Linda-Mirza, Dr Ir H. M Imron Rosyadi M.Si dia juga mengatakan dalam masa tenang, pihaknya tetap akan melakukan konsolidasi untuk pemenangan. “Kita tetap akan berkonsolidasi guna meraih kemenangan, namun tetap dengan sesuai aturan yang berlaku,” singkatnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

12 + six =