Tambang Pasir Besi Seluma Segera Beroperasi

Featured Seluma

RBO >>  SELUMA >>  Setelah resmi mengantongi izin, dalam waktu dekat perusahaan tambang pasir besi PT Faming Lapto segera beroperasi di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan. Hal ini diungkapkan Direktur PT Faming Lapto, Lusiana Sutoyo kepada radarbengkuluonline, Senin (25/6) tadi.

      “Tinggal memperpanjang dua lembar lagi surat rekomendasi lingkungan hidup. UPL UKL, semua perizinan sudah lengkap dan sudah kita serahkan ke Sekda. Tinggal memperpanjang Amdal dan izin lingkungan hidup yang masih berlaku sejak tahun 2010, sejak adanya Izin IUP OP PT Paming Lapto yang pernah beroperasi dan terhenti sejak tahun 2010,” kata Direktur PT Paming Lapto, Lusiana Sutoyo.

      Jika semua prosedur perizinan rampung, pihaknya menargetkan aktivitas tambang pasir besi akan segera aktif beroperasi mulai awal tahun 2019.

      “Ada sekitar 8 hektar luas area pertambangan, yang terbebas dari kawasan Cagar Alam. Jika masih ada pihak yang mengklaim wilayah itu masuk kawasan, silakan koordinasi dengan BKSDA,” katanya.

      Selain menyelesaikan perizinan, baik ditingkat provinsi dan kabupaten, pihak perusahaan juga mengklaim telah berupaya melakukan sosialisasi ke masyarakat sekitar, dan ormas dan tokoh masyarakat.

      “Di Desa Pasar Seluma kita telah dua kali melakukan sosialisasi,” katanya.

      Pihaknya berharap, kehadiran perusahaan mendapat dukungan dari semua pihak dan membantu pembangunan daerah dan ekonomi masyarakat.

      “Kewajiban dan tanggung jawab perusahaan tetap kita jalankan. Seperti adanya CSR dan mendukung program pembangunan masyarakat dan kabupaten,” ujar Lusi.

      Sementara itu, rencana aktivitas tambang pasir besi juga mendapat respons positif warga Desa Pasar Seluma dan sejumlah desa di Kecamatan Seluma Selatan.

      Hal ini disampaikan Wakil Ketua BPD Desa Pasar Seluma, Buyung Sukardi.

“Kalau saya menganalisa di masyarakat yang terjadi memang biasa ada pro dan kontra di lapangan. Terkait rencana PT Paming Lapto yang akan melanjutkan usaha pertambangan, saya kira masyarakat secara bermusyawarah siap dan mendukung. Terkait permintaan peluang kerja, tentunya hal ini menjadi prioritas bagi masyarakat sekitar penyangga. Memang kades juga ada masukan dari sejumlah pihak terkait persoalan lama dari pro dan kontra adanya PT Paming lapto. Saya kira kades dan perangkat sudah terima hal itu. Sehingga bisa mengutamakan pembangunan masyarakatnya, terutama untuk menambah  penghasilan,” ujar Buyung Sukardi yang pernah menjabat Kades Pasar Seluma selama 12 tahun ini. (0ne)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *